Polsek Baturiti Pantau Migor Sasar Pasar Tradisional dan Moderen

1

TABANAN – Pantaubali.com – Upaya pencegahan terhadap terjadinya kelangkaan Minyak goreng (Migor) secara terus menerus dilakukan personil Polsek Baturiti, Polres Tabanan.

Seperti salah satunya dilakukan kemarin,(Jumat,(1/4) tampak personil Polsek Baturiti dipimpin Kapolsek Baturiti melakukan pengecekan minyak goreng pada pasar tradisional Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Kapolsek Baturiti Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa menyampaikan, kegiatan pengecekan migor dilaksanakan di Pasar Tradisional Baturiti, pertokoan modern dan warung warung pengecer minyak goreng.

“Pengecekan kami lakukan sampai ke wilayah pedesaan dengan menugaskan bhabinkamtibmas masing masing desa. Hal ini dilakukan adalah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng masih mencukupi di pasaran. Mencegah terjadinya penimbunan dari spekulan sehingga tidak terjadi kelangkaan,” papar Kapolsek Baturiti.

Dalam upaya tersebut tentu tetap memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan penimbunan terhadap minyak goreng ataupun membeli berlebihan dari yang dibutuhkan.

“Berdasarkan hasil pengecekan kami dengan personil di lapangan, ketersediaan minyak goreng di wilayah Kecamatan Baturiti masih mencukupi. Harga minyak goreng merk Hermat kemasan 25 ribu per 1 Liter. Migor Gapura Mas kemasan 1/2 liter seharga Rp 12.500 ribu. Migor curah 1 jerigen isi 18 liter seharga Rp 475.000. Migor kemasan merk Hemart 23.000,- per liter, merk Fitri isian 2 seharga 43 ribu sedangkan minyak goreng curah Bali isi 600 mili liter seharga 15 ribu rupiah, tidak terjadi antrean saat pembelian migor oleh konsumen,” paparnya.

Pelaksanaan kegiatan tentu tetap mengedepankan protokol kesehatan, agar semua tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.

“Kewaspadaan ini kita wujudkan dengan tetap disiplin dalam menerapkan Prokes, terutama memakai masker dengan benar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Protes Jalan Rusak Parah, Warga Juwuk Legi Tanam Pohon Pisang