DTW Jatiluwih Tabanan Bersiap Sambut Delegasi WWF Ke-10

Suasana kunjungan di DTW Jatiluwih menjelang WWF ke-10.
Suasana kunjungan di DTW Jatiluwih menjelang WWF ke-10.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Tabanan akan dikunjungi oleh delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan digelar pada 18 – 25 Mei mendatang.

Untuk itu, beragam persiapan sudah dilakukan oleh pihak manajemen DTW, mulai dari memasang 100 penjor, Sunari, pindekan dan mempersiapkan beragam atraksi khas pertanian.

Manajer DTW Jatiluwih I Ketut Purna mengatakan, para delegasi dijadwalkan mulai berkunjung ke Jatiluwih pada 20 Mei dan secara keseluruhan DTW Jatiluwih sudah siap menerima kunjungan para delegasi.

Persiapan sarana dan prasarana sudah rampung, termasuk tempat parkir mobil dan lokasi kunjungan para delegasi sudah hampir rampung.

“Saat ini kami tinggal melakukan finishing saja, seperti melakukan dekorasi dengan memasang penjor, Sunari dan pindekan. Termasuk memasang Jatiluwih Gate di sisi Timur monumen Unesco,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2024).

Baca Juga:  Dukung Produktivitas Petani, Pemkab Tabanan Bersama Kelompok Wanita Tani Dukuh Mesari Tanah Bibit Cabai

Total ada sebanyak 100 Penjor yang akan di pasang di areal yang akan di kunjungi oleh para delegasi WWF. Pembuatan penjor dilakukan oleh krama dari sepuluh banjar di Desa Jatiluwih.

Kemudian, untuk Sunari dan pindekan yang dipasang sebanyak enam buah. Atraksi yang akan ditampilkan meliputi tari penyambutan yakni tari Rejang Kesari, tari Tebuk Lesung oleh Lansia yang berasal dari Banjar di sekitar DTW serta beberapa atraksi tradisional lainnya yang berkaitan dengan aktivitas pasca panen para petani di Jatiluwih.

Baca Juga:  Inovasi TPS3R Desa Pangkung Karung, Olah Sampah Jadi Pupuk Organik Gratis untuk Warga

“Untuk atraksi di tengah sawah tidak kami lakukan, karena saat ini areal sawah di Jatiluwih masih ditumbuhi padi,” ucapnya.

Terkait anggaran yang dikeluarkan DTW Jatiluwih untuk menyambut para delegasi, Purna mengaku, dana yang dianggarkan mencapai Rp250 juta.

Seluruh dana tersebut digunakan untuk keperluan dekorasi dan proses penyambutan, seperti membayar penari yang akan tampil, membeli perlengkapan dekorasi dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Kediri Tabanan, Nenek 78 Tahun Tewas Ditabrak Truk saat Menyeberang

“Anggaran untuk areal parkir itu anggarannya berbeda,” sambungnya.

Purna menambahkan, jadwal kunjungan delegasi WWF ke Jatiluwih sudah mulai dari tanggal 20 Mei 2025.

“Perkiraan per harinya, Jatiluwih akan dikunjungi sebanyak 50-100 orang delegasi. Sedangkan, untuk kepala negara, akan dijadwalkan pada tanggal 24 atau 25 Mei,” tambahnya.

Dari sisi keamanan, selain sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti TNI dan Polri, untuk aktivitas pengamanan pihak DTW juga akan menurunkan pecalang untuk membantu proses pengamanan. “Pecalang ini akan diturunkan mulai tanggal 20 Mei,” imbuh Purna. (ana)