Maag Kambuh Saat Puasa? Ini Cara Mengatasinya

Ilustrasi sakit maag (Foto: Alodokter)
Ilustrasi sakit maag (Foto: Alodokter)

PANTAUBALI.COM – Maag atau dispepsia adalah gejala yang timbul karena adanya gangguan lambung, seperti gastritis atau Gerd. Saat mengalaminya, perut dan ulu ati akan sakit, sering senyawa, perut kembung, mual hingga muntah.

Maag sering dialami oleh orang yang tengah berpuasa. Sebab perut dalam keadaan perut tanpa makanan dan minuman lebih dari 12 jam sehingga menyebabkan produksi asam lambung meningkat.

Selain itu, perubahan jam tidur dan pola makan tidak sehat selama puasa juga membuat metabolisme tubuh dan sistem pencernaan terganggu, sehingga risiko munculnya maag pun meningkat.

Berikut adalah cara mengatasi agar maag tidak kambuh saat berpuasa.

1. Tidak melewatkan sahur dan jangan tunda berbuka

Saat puasa, Anda akan mengalami perubahan jadwal makan. Makan tepat waktu di saat waktu berbuka dan sahur adalah kunci supaya maag tidak kambuh.

Meskipun sangat mengantuk, sempatkan untuk makan sahur. Begitu juga saat sedang berada di jalan atau masih sibuk bekerja, tetaplah makan saat berbuka.

Baca Juga:  Penderita Demam Berdarah Wajib Konsumsi 5 Buah Ini, Ampuh Naikkan Trombosit Darah

2. Pilih menu makanan yang aman untuk lambung

Penderita maag dianjurkan untuk makan tepat waktu dengan menu makanan yang tidak berisiko memicu maag. Misalnya, untuk mencegah maag kambuh setelah puasa seharian, batasi makanan yang terlalu berminyak atau pedas.

Mulailah berbuka dengan segelas air putih diikuti dengan takjil sehat, seperti kurma. Kemudian dilanjutkan dengan makanan utama yang sehat dan bernutrisi.

Pilih jenis makanan yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan seperti tahu, tempe, susu kedelai dan yogurt.

Baca Juga:  Penderita Demam Berdarah Wajib Konsumsi 5 Buah Ini, Ampuh Naikkan Trombosit Darah

Yang tak kalah penting adalah konsumsi sayur dan buah yang cukup saat sahur atau berbuka.

3. Hindari konsumsi makanan dan minuman pemicu maag

Fast food, gorengan dan makanan pedas merupakan makanan yang perlu dihindari oleh penderita maag karena bisa memicu kambuhnya maag.

Tidak hanya makanan, beberapa jenis minuman, seperti minuman bersoda dan berkafein, juga sebaiknya tidak dikonsumsi segera setelah buka puasa atau saat sahur.

4. Jangan tidur usai sahur atau berbuka

Tidur usai sahur atau berbuka sering dilakukan oleh sebagian orang. Kebiasaan buruk ini bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan sensasi terbakar pada dada dan kerongkongan. Bahkan, sebagian orang jadi susah untuk tidur karena kondisi ini.

Baca Juga:  HIV/AIDS di Jembrana Tercatat 36 Kasus, 3 Diantaranya Meninggal

Walau sangat mengantuk, usahakan untuk memberi jeda antara waktu makan dengan waktu tidur, minimal 1 – 2 jam.

5. Konsumsi obat maag

Jika maag yang dialami sudah sangat mengganggu, Anda bisa minum obat maag seperti Antasida yang bisa menetralkan asam lambung. Namun, dianjurkan untuk konsultasikan ke dokter terlebih dahulu agar obat yang akan dikonsumsi sesuai dengan kondisi tubuh.

Itulah beberapa tips untuk mencegah maag kambuh saat puasa. Semoga bermanfaat dan diharapkan gejala maag tidak muncul sehingga ibadah puasa bisa berjalan lancar sampai bulan Ramadhan berakhir.