Terpeleset ke Selokan saat Bermain Hujan, Pelajar di Denpasar Tewas

Proses pencarian Wahyu Setiawan (17), pelajar terseret aliran air selokan, di Jalan Kusuma Bangsa lll, Banjar adat Kusumajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Jumat (8/3/2024).
Proses pencarian Wahyu Setiawan (17), pelajar terseret aliran air selokan, di Jalan Kusuma Bangsa lll, Banjar adat Kusumajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Jumat (8/3/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang pelajar ditemukan meninggal setelah terseret aliran air selokan, tepatnya di Jalan Kusuma Bangsa lll, Banjar Adat Kusumajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Jumat (8/3/2024).

Korban bernama Wahyu Setiawan (17) asal Banjar Mekar Manis, Desa Pemecutan Kaja, Kota Denpasar Utara.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, awalnya korban bersama lima temannya sedang berlari-larian di tengah derasnya hujan. Namun, tiba-tiba korban terpleset hingga masuk ke selokan dengan kondisi air yang meluap.

Baca Juga:  Kronologi Kecelakaan Dali Wassink, Suami Aktris Jennifer Coppen di Sunset Road 

“Kejadiannya kemarin sore saat hujan lebat turun dan volume air di selokan meningkat, awalnya tinggi air setinggi betis. Kemudian sekira pukul 17.30 WITA, air di selokan tersebut sudah setinggi dada, mengakibatkan jalan dan selokan tidak terlihat,” ujarnya setelah dikonfirmasi, Sabtu (9/3/2024).

Dikarenakan air meluap, korban melihat galon yang terseret dan hendak mengambilnya. Namun sayang kakinya terpeleset hingga jatuh dan masuk ke selokan.

Baca Juga:  Upaya Penyeludupan Narkoba di Lapas Kerobokan Digagalkan

“Setelah kejadian itu kelima temannya berteriak meminta bantuan kepada warga. Namun warga tidak berani turun langsung, sehingga warga menunggu volume air berkurang lalu mengambil korban dengan diikat menggunakan tali dan ditarik keluar selokan,” paparnya.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan selanjutnya dievakuasi ke RSIA Bunda.

“Keluarga korban telah mengikhlaskan kejadian ini dan menolak dilakukan VER ataupun otopsi. Rencananya korban akan dibawa ke Lamongan untuk dimakamkan oleh pihak keluarga,” imbuh Sukadi. (jas)