Pasangan Kumpul Kebo Open BO Peras Pria di Denpasar Rp 2 Juta

Komplotan pelaku pemerasan tertunduk saat jumpa pers di Polsek Denpasar Selatan, Selasa (14/2/2023).
Komplotan pelaku pemerasan tertunduk saat jumpa pers di Polsek Denpasar Selatan, Selasa (14/2/2023).

PANTAUBALI.COM, Denpasar – Komplotan pelaku pemerasan dengan modus open BO via aplikasi MiChat ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan.

Dua orang pelaku merupakan pasangan kumpul kebo, Romy Eka Putra Prasetya (23) dan Berto Simorangkir alias Indri (25). Aksinya melibatkan seorang anak di bawah umur berinisial LO (15).

“Ketiga pelaku ini menguras uang korban berinisial SR (32) sebesar Rp2 juta,”ujar Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pemungkas saat jumpa pers di Polsek Denpasar Selatan, Selasa (14/2/2023).

Baca Juga:  Usai Gelapkan Motor, Wayan Sudarma Bebas Melalui Restoratif Justice 

Kombes Bambang Yugo Pamungkas mengungkapkan, Indri menawari korban berkencan melalui aplikasi MiChat. Setelah sepekat harga Rp500 ribu, keduanya janjian bertemu di sebuah penginapan di wilayah Sidakarya, Denpasar Selatan, Jumat (10/2/23) sekitar pukul 02.22 WITA.

Sebelum melakukan hubungan badan, wanita memiliki rambut sebahu itu memijat korban. Ia menikmati sentuhan tangan pelaku tanpa curiga bakal dijebak dan dirampok.

Baca Juga:  Petugas Geledah Blok Hunian Napi Lapas Tabanan dan Lakukan Tes Urin, Ini Hasilnya

Baru beberapa menit menikmati pijatan, tiba-tiba pintu kamar nomor 204 itu digedor. Setelah dibuka, Romy ditemani LO meneriaki korban sembari mengaku sebagai suami Indri.

“Pelaku langsung memukul korban dan terjadilah pemerasan,”beber Bambang Pemungkas didampingi Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Pramana.

Korban yang merasa terancam menuruti keinginan Romy. Pelaku yang tidak memiliki pekerjaan itu mengajaknya ke ATM dan meminta bayaran Rp2 juta.

Merasa dijebak, korban melapor ke Polsek Denpasar Selatan. Tak perlu waktu lama melakukan penyelidikan, Romy dan Indri digerebek di kosnya Jalan Dr. Goris, Gg Tehnik, Denpasar Timur. Sedangkan LO dibekuk di Jalan Glogor Carik, Denpasar Selatan.

Baca Juga:  Pemilik Lupa Matikan Kompor, 2 Unit Dapur di Denpasar Ludes Terbakar

Romy mengaku melakukan aksinya untuk beli susu anak. Pria ini tercatat sebagai residivis kasus narkoba dan sudah ada empat orang menjadi korban pemerasan.

“Ini yang paling banyak dapat uang,”ucap Romy dihadapan Kapolresta. (kom)