Bekerjasama dengan Dinkes, Diskominfos Bali Fasilitasi Booster-2 untuk Media dan Masyarakat Umum

PANTAUBALI.COM, Denpasar – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali mengadakan vaksinasi massal kepada staf, rekan media dan masyarakat umum bertempat di Ruang Rapat Sandat Kantor Diskominfos Provinsi Bali, Kamis, 9 Pebruari 2023.

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali jumlah vaksin yang disediakan cukup banyak.

“Jumlah vaksin yang telah kami lakukan dari pagi hingga siang ini berjumlah 250,” ungkap Dewa Rai Rustina, Plt. Sekretaris Diskominfos Provinsi Bali.

Baca Juga:  Wanita di Denpasar Timur Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi, Diskominfos Provinsi Bali menyediakan snack berupa bubur kacang hijau kepada seluruh peserta vaksin.

“Untuk tambahan gizi agar tensi tidak naik,” tuturnya.

Menurutnya tensi peserta rawan naik ketika melakukan vaksinasi.

Dengan adanya snack ini diharapkan peserta vaksinasi menjadi lebih rileks dan pelaksanaan vaksinasi menjadi lebih lancar.

Vaksinasi di Diskominfos Provinsi Bali sendiri mendapat tanggapan yang sangat baik dari para peserta vaksinasi.

Apresiasi diberikan oleh masyarakat umum maupun rekan media kepada Pemerintah Provinsi Bali karena dapat melakukan vaksinasi di posko vaksinasi manapun.

Baca Juga:  Wanita di Denpasar Timur Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

“Pelaksanaannya tidak ribet. Hanya perlu menunjukkan KTP dan bukti telah melakukan booster pertama yang dilihat di aplikasi Peduli Lindungi,” ungkap salah satu peserta vaksinasi dari masyarakat umum.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaannya pun cepat dan mudah.

“Hanya 15 menit sudah selesai dan sertifikat bisa dilihat di PeduliLindungi,” imbuhnya.

Diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah melaksanakan vaksinasi booster ke-2 sejak 24 Januari 2023 sesuai dengan dengan Surat Edaran Kemenkes No. HK.02.02/C/380/2023 tentang Vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 bagi masyarakat umum tanggal 20 Januari 2023.

Baca Juga:  Wanita di Denpasar Timur Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Diharapkan dengan pelaksanaan ini imunitas masyarakat terus terjaga khususnya bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.(AG)