Yowana Batuagung Deklarasikan Tolak Narkoba dalam Festival Banjar

Festival Banjar Batuagung #1 bertempat di Bale Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Sabtu (13/4/2024). 
Festival Banjar Batuagung #1 bertempat di Bale Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Sabtu (13/4/2024). 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Serangkaian Ulang Tahun Banjar Batuagung, Bupati Jembrana I Nengah Tamba membuka secara langsung Festival Banjar Batuagung #1, dengan mengusung tema ‘Mewali Ke Banjar’ atau Kembali ke Banjar, bertempat di Bale Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Sabtu (13/4/2024).

Festival Banjar Batuagung diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya kegiatan memerangi narkoba untuk menghilangkan predikat Banjar Batuagung sebagai zona merah narkobà.

Banyak pelaku UMKM juga terlibat dalam kegiatan tersebut selain untuk perkembangan ekonomi juga salah satu upaya melestarikan seni budaya bali khususnya di Desa Batuagung dan Jembrana pada umumnya dengan memperlombakan Tari Rejang Sari Se- Desa Batuagung.

Baca Juga:  HIV/AIDS di Jembrana Tercatat 36 Kasus, 3 Diantaranya Meninggal

“Saya sangat mengapresiasi atas kegiatan festival banjar batuagung, dimulainya anak- anak muda dari desa batuagung sudah deklarasi bahwa no narkoba disini, ini sungguh membanggakan buat saya,” ungkap Bupati Tamba ditemui usai membuka secara langsung Festival Banjar Batuagung.

Dalam kesempatan itu Bupati Tamba juga membuka secara langsung Festival Banjar Batuagung dengan ditandai pemukulan Gong sekaligus penyarahan dana apresiasi oleh Bupati Jembrana sebesar Rp10 juta yang diterima secara langsung oleh ketua panitia.

Baca Juga:  Cegah Stunting, Pemkab Badung Serahkan 150 Paket Olahan Ikan Kepada Warga Desa Jagapati

“Makna yang ingin pak bupati dapatkan tentu adalah menggali potensi-potensi yang ada di desa batuagung, tadi sudah disampaikan ada keseniannya, kemudian juga menghapus citra, kesan, dikatakan zona merah narkoba, ini sangat luar biasa, saya sebagai bupati sangat bertrimakasi kepada anak-anak muda batuagung, ” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Banjar Batuagung I Gusti Agung Komang Adnyana Putra yang juga selaku Kelian Dinas Banjar Batuagung mengatakan Festival Banjar Batuagung digelar selama 2 hari yaitu dari 13 -14 April.

“Festival Banjar Batuagung bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional bali dan seni modern, yang mengambil tema mewali ke banjar, ada banyak Sekaa Seni yang terlibat antar lain Sekaa Gong, sekaa Angklung, SekaaTari, Sekaa Truna Truni dan yang lainnya, ” jelasnya.

Pihaknya juga mengucapkan trimakasii kepada Bupati Jembrana yang telah memberikan dukungan dan bantuan atas penyelenggaraan Festival Banjar Batuagung.

Baca Juga:  Angka Kecelakaan di Jembrana Capai 223 Kasus, 35 Nyawa Melayang

“Saya juga mengucapkan banyak trimakasi kepada masyarakat desa batuagung dan ssmua pihak terkait, tentu juga kepada bapak bupati jembrana yang juga telah berkenan hadir secara langsung untuk membuka dan mendukung festival banjar batuagung,” pungkasnya. (rls)