Hari Keempat Pencarian Lansia Hilang di Desa Tangguntiti Masih Nihil, Keluarga Sempat Tempuh Jalur Niskala

Tim SAR Gabungan lakukan pencarian Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.
Tim SAR Gabungan lakukan pencarian Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hingga hari keempat pencarian terhadap Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan yang sebelumnya dilaporkan menghilang belum membuahkan hasil.

Hingga Senin (18/3/2024), tim SAR gabungan masih mengupayakan pencarian di sekitar rumah korban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengungkapkan, saat ini upaya pencarian dilakukan di seputaran kebun dan persawahan kawasan rumah korban.

Baca Juga:  Asyik Berenang, WNA Qatar Tewas Terseret Arus di Pantai Kelingking

“Kami juga menyusuri pinggir sungai dekat rumah korban. Namun hingga kini korban belum ditemukan,” ungkapnya.

Ia menyebut, pihak keluarga sebelumnya juga sudah menempuh pencarian secara niskala (meluasin) atau menanyakan kepada orang pintar terkait keberadaan korban.

“Hasil dari meluasin itu juga kami sudah jajaki ke lokasi, namun hasilnya tetap nihil,” ungkapnya.

Srinada menambahkan, saat ini tim masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi. Adapun tim gabungan terlibat selama proses pencarian yakni dari Basarnas Bali, Sar Polda, Polres Tabanan, Bali Buana Rescue, Potensi Sar Dog, BPBD Tabanan, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Tangguntiti serta dibantu masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Tabanan Minta Dinas Kesehatan Serius Tangani Lonjakan Kasus DBD

“Tiap hari kami dari BPBD kirimkan empat orang personel untuk membantu proses pencarian,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batanbuah, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan dikabarkan hilang sejak Rabu (13/3/2024).

Korban meninggalkan rumah sejak pagi. Saat itu ia mengenakan kebaya putih, kamen (kain) kehijauan kotak-kotak. Ciri-ciri fisiknya kurus, tinggi sekitar 165 cm, rambut lurus dan kulit sawo matang. Korban juga mengalami hilang ingatan.

Baca Juga:  Naas! Lansia di Pekutatan Diduga Menjadi Korban Penganiayaan Hingga Tewas

Pihak keluarga lantas melaporkan kejadian tersebut kepada polisi pada Jumat (15/3/2024) untuk melakukan pencarian. (ana)