Cegah Penularan DBD, Lapas Narkotika Bangli Gandeng Dinkes Lakukan Fogging

Pelaksanaan Fogging di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, Minggu (4/2/2024).
Pelaksanaan Fogging di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, Minggu (4/2/2024).

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Mencegah penularan demam berdarah (DBD) di musim penghujan seperti saat ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli, Kanwil Kemenkumham Bali menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangli untuk melakukan pengasapan/fogging diseluruh area Lapas pada Minggu (4/2/2024).

Dokter Ahli Muda Lapas Narkotika Bangli, Agung Wiryani mengungkapkan, fogging tersebut dilakukan guna membunuh perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang menjadi sumber penyakit demam berdarah.

“Peralihan Cuaca seperti sekarang ini sedang kurang stabil, kadang panas dan hujan sehingga wabah nyamuk demam berdarah menjadi salah satu sumber penyakit di masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Periode Januari-Mei 2024, Kasus DBD di Tabanan Tercatat 1.026, Tiga Orang Meninggal

Dirinya juga menjelaskan, Lapas Narkotika Bangli bersinergi bersama Dinas Kesehatan Bangli dalam pencegahan penularan DBD. Fokus fogging dilakukan pada saluran-saluran air serta tempat-tempat lembab yang menjadi sarang nyamuk.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Bangli, Marulye Simbolon mengatakan fogging ini dilakukan guna mencegah wabah penyakit DBD.

“Efeknya menjadi fatal jika wabah DBD masuk ke dalam Lapas sehingga perlu diantisipasi sedini mungkin,” ungkap Marulye Simbolon.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Romi Yudianto mengapresiasi kegiatan ini untuk meningkatkan layanan kesehatan di Lapas.

Baca Juga:  Bule Viral Trobos Bandara Ngurah Rai akan Dideportasi Usai Jalani Hukuman

“Harapan saya fogging dilakukan secara rutin selama musim penghujan. Hal ini juga merupakan salah satu upaya menjaga stabilitas keamanan salah satunya dengan menjaga kesehatan para warga binaan,” ujar Romi. (jas)