Pengendara Motor Tabrak Pejalan Kaki di Jalur Denpasar-Gilimanuk 

Kondisi motor milik Khoirul Tamimi (27) yang menabrak pejalan kaki di Jalur Denpasar-Gilimanuk.
Kondisi motor milik Khoirul Tamimi (27) yang menabrak pejalan kaki di Jalur Denpasar-Gilimanuk.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di KM 27.8 termasuk Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan pada Kamis (1/2/2024) dini hari.

Kecelakaan ini melibatkan pengendara sepeda motor Honda Vario berpelat DK 6259 OS dengan pejalan kaki dan mobil Toyota Avanza berpelat DK1339 HG.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan mengungkapkan, kejadian ini bermula saat pengendara motor Honda Vario DK 6259 OS bernama Khoirul Tamimi (27) asal Banyuwangi, Jawa Timur datang dari arah Timur (Denpasar) menuju Barat (Gilimanuk) dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar Gilimanuk, Pengendara Motor Tewas Tergilas Truk 

Setibanya di tempat kejadian tepatnya sebelah Timur jembatan Short Cut Pucuk, menabrak pejalan kaki bernama I Made Bandem (45) yang sedang menyebrang. Kemudian, Khoirul terjatuh ke Kanan hingga terseret sampai ke sisi Utara as jalan.

Namun, di saat bersamaan dari arah Barat (Gilimanuk) datang mobil Toyota Avanza bernama I Made Bandem (43) asal Desa Batuagung, Jembrana.

Baca Juga:  Kelompok Warga dan Buruh Proyek di Jimbaran Terlibat Perkelahian, 2 Orang Luka-Luka

“Karena jarak yang sangat dekat sehingga terjadi tabrakan di sebelah Utara as jalan atau di jalur kendaraan yang datang dari arah Gilimanuk,” jelasnya.

Akibat kecelakaan ini, pengendara sepeda motor mengalami luka robek di bagian dahi dan bibir atas, patah tulang paha kanan, tangan kanan dan tulang hidung.

Sementara, pejalan kaki mengalami benjol pada bagian dahi, robek dan memar pada bagian pelpis mata kanan, dan lecet pada tulang kering kaki kanan. Sedangkan, pengemudi mobil dalam keadaan selamat.

Selain korban luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian material mencapai Rp5,5 juta. “Untuk korban luka dalam keadaan sadar dan sudah dirujuk ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ungkap AKP Adrian. (ana)