Tiga Truk Mogok dan Terguling Sebabkan Kemacetan Parah di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Kondisi arus lalu lintas di Jalur Denpasar-Gilimanuk akibat 3 truk mogok dan terguling tepatnya di Banjar Dinas  Jelijih Tegah, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Senin (22/1/2024).
Kondisi arus lalu lintas di Jalur Denpasar-Gilimanuk akibat 3 truk mogok dan terguling tepatnya di Banjar Dinas  Jelijih Tegah, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Senin (22/1/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Arus lalu lintas di Jalur Denpasar-Gilimanuk pada Senin dini hari hingga siang (22/1/2024) mengalami kemacetan parah akibat tiga truk mengalami mogok di jalur tersebut tepatnya di Banjar Dinas  Jelijih Tegah, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.

Aparat kepolisian kini tengah mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup di kedua jalur untuk mengurai kemacetan.

Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Putu Budiawan mengatakan, kejadian bermula saat Truk Hino Tronton   dengan Nomor Polisi DK 8232 DK yang yang bermuatan 40 Kg besi datang dari arah Utara jurusan Gilimanuk menuju arah Selatan jurusan Denpasar pada Minggu (21/1/2024) sekitar pukul 21.30 WITA.

Baca Juga:  Periode Januari-Mei 2024, Kasus DBD di Tabanan Tercatat 1.026, Tiga Orang Meninggal

Setibanya di tempat kejadian dengan kondisi jalan lurus tanjakan dan tikungan landai kekanan, truk yang dikemudikan oleh Ahmad Rossi (27) tersebut tiba-tiba mengalami patah as roda belakang sehingga berhenti di tengah badan jalan.

Selanjutnya sekitar pukul 02.30 WITA datang dari arah jurusan Gilimanuk truk Isuzu dengan Nomor Polisi L 8675 AF bermuatan kayu terguling saat melintas di depan truk tronton yang mogok.

“Truk Isuzu yang dikemudikan oleh I Made Yasa (30) ini terguling akibat melintas terlalu dipinggiran jalan. Namun beruntung truk terguling tidak sampai jatuh ke jurang,” jelasnya.

Kemudian sekitar pukul 04.40 WITA, sambung AKP Budiawan, truck lain jenis Toyota Dyna dengan Nomor Polisi N 9827 UF yang sedang melintas juga berhenti di depan truk yang mogok dengan posisi miring. Truk bermuatan 10 ton bawang dan dikemudikan oleh Selamet (44) itu pun tidak bisa bergerak di dekat kedua truk yang mogok dan terguling.

Baca Juga:  Marga Festival Marhen 2024, Wadah untuk Kenalkan Potensi Desa dan Wisata Kecamatan Marga

“Kemacetan ini terjadi karena pengemudi Truck Hino Tronton DK 8232 DK kurang hati-hati dan waspada mengangkut barang bawaan besi terlalu melebihi tonase sehingga menyebabkan as roda belakang patah,” ucapnya.

Hingga Senin siang sekitar pukul 13.00 WITA, proses evakuasi terhadap truk tronton DK 8232 DK dan Toyota Dyna N 9827 UF sudah selesai dilakukan. Sedangkan, untuk evakuasi truk terguling yang bermuatan kayu kini masih dalam proses.

Baca Juga:  Marak Aksi Pencurian, Desa Tegalmengkeb Tabanan Pasang 25 CCTV

“Dua truk yang mogok sudah jalan dan tingggal sekarang evakuasi truk yang terguling di dekat jurang. Arus lalu lintas di dua arah sudah lancar,” imbuh Budiawan. (ana)