Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Yeh Gangga

Evakuasi penemuan mayat tanoa identitas di Pantai Yeh Gangga, Jumat (12/1/2023).
Evakuasi penemuan mayat tanoa identitas di Pantai Yeh Gangga, Jumat (12/1/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di pesisir Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Jumat (12/1/2023) siang.

Korban pertama kali ditemukan dengan keadaan telungkup tanpa mengenakan baju. Adapun ciri-ciri fisiknya yakni rambut pirang, kulit sawa matang, kuku pakai cat warna biru, tinggi badan kurang lebih 150 cm.

Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara mengatakan, mayat pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang sedang bersih-bersih di seputaran Pantai tepatnya depan Reastauran Yeh Gangga Beach Club.

Baca Juga:  Inflasi di Kabupaten Tabanan Turun Menjadi 1,96 Persen, Terendah di Bali

“Awalnya saksi mengira, korban lagi berjemur. Namun, saat di didekati korban tidak menyahut dan di lihat tidak bernyawa,” jelasnya,

Saksi kemudian memanggil salah satu karyawan Rumah Makan Tulus Lobster untuk mengecek keadaan korban dan menghubungi petugas kepolisian.

Kemudian, disebelah barat penemuan mayat yang berjarak kurang lebih 200 meter tepatnya di bawah pohon ketapang atau sebelah Barat Restauran Cliffhanger Yeh Gangga,ditemukan Sepeda Motor Honda Scoopy dengan Nomor Polisi DK 2670 AAJ.

“Sepeda motor itu, diperkirakan milik korban. Karena dikuatkan oleh keterangan saksi bahwa sekira pukul 11.40 WITA melihat ada seorang perempuan dengan ciri-ciri rambut panjang, badan agak berisi dan mengenakan celana panjang hitam memarkir sepeda motor Scoopy DK 2670 AAJ. Lalu jalan di area depan Restauran Chiffhanger. Namun, saksi tidak memperhatikan lagi arah jalannya korban karena sedang melayani tamu,” jelas Sumantara.

Baca Juga:  Cegah ASN Terlibat Judi Online, Pemkab Tabanan akan Lakukan Pengawasan

Sementara korban sudah dibawa ke ruang jenazah RSUD Tabanan dengan menggunakan ambulance BPD Kabupaten Tabanan untuk menjalani pemeriksaan. “Kami masih melakukan penyelidikan identitas korban,” tutupnya. (ana)