Banteng Tabanan Tak Gentar Hadapi Partai Koalisi Indonesia Maju di Pilkada 2024

Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

PANATAUBALI.COM, TABANAN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan Banteng Tabanan tidak gentar bertarung dengan Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pilkada 2024 mendatang.

“Tidak gentar. Sedikitpun tidak gentar. Mana pernah Banteng gentar. Maju terus,” ujar Sanjaya usai menghadiri peresmian Subak Bengkel, Kediri, Tabanan menjadi Ecohydrology Demonstration Site UNESCO, Kamis (23/5/2024).

Seperti diketahui, beberapa hari lalu tujuh partai politik di Tabanan di antaranya Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, Nasdem, PSI, PAN, dan Partai Gelora menggelar pertemuan untuk membahas pembentukan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang sudah berjalan di pusat untuk diturunkan ke daerah.

Baca Juga:  Atasi Stres Warga Binaan, Lapas Tabanan Berikan Layananan 'Teh Rina'

Pembentukan koalisi itu dilakukan untuk melakukan penjaringan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak pada November 2024 nanti.

Menurut Sanjaya, pertemuan tersebut merupakan bentuk silaturahmi. Sebab pertemuan tersebut, dikatakannya belum mengarah secara konkret terkait pembentukan koalisi yang permen.

“Namanya silaturahmi, saya pun demikian di PDI. Seperti sebelumnya saya makan bareng dengan Partai Golkar. Nanti juga saya akan ajak partai Demokrat, PSI, Gerindra. Siapapun partai yang kemarin kita ajak kompetisi di Pemilu 2024 lalu, saya juga akan undang,” ucap Sanjaya yang juga saat ini menjabat sebagai Bupati Tabanan.

Sanjaya juga menegaskan, akan tetap mengikuti intruksi dari pimpinan partai. Jika mendapat rekomendasi kembali maka tetap maju dalam pemilihan bupati nanti melawan pasangan calon lain.

Baca Juga:  Buruh Bangunan Tewas Usai Terseret Ombak di Pantai Nyanyi Tabanan

“Yang menentukan nanti kan masyarakat,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Sanjaya menyebut, harus tetap low profil dan tidak boleh angkuh. “Harus low profil, kalem dan tidak boleh jumawa,” ucapnya.

Sanjaya juga menyebut terkait target dalam Pilkada 2024 nanti, pihaknya belum menentukannya sebab rekomendasi belum turun.

“Rekomendasi dari pusat usai penjaringan baru turun kira-kira antara Juli atau Agustus,” imbuhnya. (ana)