Gelombang Mulai Normal, Nelayan di Tabanan Kembali Melaut

Perahu nelayan di Pantai Yeh Gangga Tabanan.
Perahu nelayan di Pantai Yeh Gangga Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Nelayan di pesisir pantai Tabanan mulai melakukan aktifitas menangkap ikan setelah cuaca buruk yang terjadi belakangan ini. Ini sejalan dengan, kondisi cuaca yang mulai membaik dan ketinggian gelombang yang sudah mulai normal.

Anggota DPRD Tabanan I Ketut Arsana Yasa mengungkapkan, para nelayan sudah mulai melaut sejak Rabu (20/3/2024) lalu dan diperkirakan akan berlangsung hingga tujuh hari kedepan.

“Musim melaut diperkirakan hari ini hingga tujuh hari kedepan. Namun nelayan sudah mulai melaut dari Rabu kemarin karena angin mulai bagus,” ungkapnya, Jumat (22/3/2023).

Baca Juga:  Penataan Museum Subak Dikebut Jelang WWF 2024

Ia menyebut, untuk hasil tangkapan ikan saat ini bermacam-macam, seperti tuna, barakuda dan tenggiri. Semua hasil tangkapan ini merupakan sasarannya ekspor.

“Tidak terkecuali lobster yang merupakan tangkapan sepanjang tahun,” ujarnya.

Terkait harga lobster, diakui Ketut Arsana mengalami penurunan di angka Rp110 ribu untuk ukuran 150 gram. Ini dikarenakan keranda budidaya penuh akibat ukuran tangkapan lobster tidak mencapai berat ideal untuk konsumen yakni hanya 100 gram.

“Mungkin tinggal menunggu lagi 2 bulan sudah ada panen sehingga keranda sudah mulai kosong dan harga mulai naik lagi. Kalau kemarin untuk berat 150 gram untuk budidaya harganya Rp200 – Rp250 ribu,” jelas pria yang akrab dipanggil Sadam ini.

Baca Juga:  Nekat Curi Emas Senilai Rp50 Juta, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polres Tabanan

Atas kondisi ini, pihaknya saat ini tengah perjuangkan agar lobster dengan berat 100 gram diijinkan untuk konsumsi.

“Kalau itu diizinkan maka kita bisa melenglang hingga sama dengan harga ekspor,” papar Arsana yang juga anggota DPRD Tabanan. (ana)