Berlangsung Lima Hari, Bulan Bahasa Bali 2024 Kabupaten Badung Ditutup

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Bulan Bahasa Bali 2024 dalam acara penutupan kegiatan Bulan Bahasa Bali VI Kabupaten Badung tahun 2024 di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (6/2/2024).
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Bulan Bahasa Bali 2024 dalam acara penutupan kegiatan Bulan Bahasa Bali VI Kabupaten Badung tahun 2024 di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (6/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah berlangsung selama lima hari, kegiatan Bulan Bahasa Bali VI Kabupaten Badung tahun 2024 ditutup Bupati Badung yang diwakili Sekda I Wayan Adi Arnawa, bertempat di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (6/2/2024).

Acara penutupan juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

Bulan Bahasa Bali VI yang bertajuk ‘Jana Kerthi-Dharma Sadhu Nuraga’ yang artinya Bulan Bahasa Bali merupakan altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, sebagai sumber kebenaran, kebijaksanaan, dan cinta kasih untuk memperkuat jati diri Krama Bali.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Tabanan Minta Dinas Kesehatan Serius Tangani Lonjakan Kasus DBD

Sekda Adi Arnawa mengatakan, Pemkab Badung sangat komit mempertahankan nilai Adat dan Budaya melalui kegiatan Festival (Utsawa), Lomba (Wimbakara), Panggung Apresiasi Sastra. Dirinya menyambut baik dan mengapresiasi daripada kegiatan Bulan Bahasa Bali karena kegiatan ini merupakan kegiatan positif dalam melestarikan Adat dan Budaya Bali.

“Saya sangat mengapresiasi daripada kegiatan ini, karena merupakan kegiatan positif untuk melestarikan dan mempertahankan adat istiadat dan budaya kita. Saya berharap kegiatan ini berkelanjutan dan tidak hanya sekedar lomba-lomba saja melainkan diterapkan dan inovatif,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga:  Jalan Lingkar Desa Pulukan Jembrana Rampung, Mudahkan Akses Masyarakat

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gde Eka Sudarwitha mengatakan pihaknya akan melakukan kegiatan Bulan Bahasa Bali di desa-desa dengan tujuan mengembangkan Bahasa Aksara dan Sastra Bali mulai dari anak-anak hingga remaja se-Badung.

Disampaikan juga kegiatan bulan Bahasa Bali hari ini telah dimulai dari tanggal 2 sampai 6 Februari 2024.

Adapun lomba yang diselenggarakan yaitu Lomba Nyurat Aksara Bali Tingkat SD yang diikuti 67 peserta dari seluruh SD yang ada di Kabupaten Badung, Nyurat Lontar Tingkat SMP diikuti 43 orang peserta, Membaca Lontar yang diikuti dari usia 19 s/d 23 tahun sebanyak 38 orang peserta, Lomba Satwa Bali krama istri diikuti sebanyak 51 orang peserta, dari Prajuru Adat sebanyak 14 orang peserta, Wiwerda (Debat Bahasa Bali) Tingkat SMA/SMK diikuti sebanyak 73 orang dari 9 sekolah dan banyak lomba lainya lagi.

“Kegiatan ini menghabiskan biaya sebesar Rp172.870.600 yang bersumber dari APBD 2024 Pemkab Badung,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terima Laporan Pungli, Unit Pemberantasan Pungutan Liar Badung Lakukan Pengawasan Kantor Samsat

Turut hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Kabupaten Badung l Nyoman Dirgayusa, Camat, Widya Sabha se-Kabupaten Badung, serta para pemenang lomba dan undangan lainnya. (rls)