Tanam Modal di IKN, Investor Dapatkan Golden Visa

Ilustrasi investor
Ilustrasi investor

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Golden Visa dengan syarat yang jauh lebih mudah bisa didapatkan investor luar negeri yang hendak menanamkan modal di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong investasi masuk ke IKN.

Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim menjelaskan, persyaratan bagi perusahaan asing yang akan melakukan penanaman modal di IKN diturunkan, dari penanaman modal minimal US$25 juta menjadi minimal US$5 juta untuk masa tinggal selama lima tahun. Sedangkan untuk masa tinggal sepuluh tahun, diturunkan dari US$50 juta menjadi US$10 juta

“Perusahaan asing yang akan membuka cabang atau anak perusahaan di IKN dikecualikan dari syarat turnover (nilai penjualan) pada perusahaan induknya, sebagaimana disyaratkan kepada perusahaan asing yang akan membuka cabang atau anak perusahaan di luar IKN,” terang Silmy Karim, Jumat (2/2/2024)

Baca Juga:  Genap Berusia Enam Dekade, PT Angkasa Pura Fokus Tingkatkan Pelayanan 

Ia menjelaskan, pengajuan visa berindeks E28F tersebut dilakukan secara online melalui website evisa.imigrasi.go.id.

Dokumen persyaratan yang dilampirkan antara lain paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan, pas foto serta pernyataan komitmen untuk membangun perusahaan di IKN dengan nilai investasi paling sedikit US$5 Juta (untuk masa tinggal lima tahun), atau paling sedikit US$10 juta (untuk masa tinggal 10 tahun).

Baca Juga:  Genap Berusia Enam Dekade, PT Angkasa Pura Fokus Tingkatkan Pelayanan 

“Pada bulan Januari 2024, tercatat sebanyak 62 golden visa telah diterbitkan. Kemudahan golden visa bagi investor adalah wujud komitmen Imigrasi dalam menjalankan salah satu fungsinya, yaitu sebagai fasilitator pembangunan masyarakat. Kita harapkan masuknya investor asing ini menjadi stimulus perekonomian di IKN dan wilayah sekitarnya,” tutup Silmy. (jas)