Empat Jembatan Rusak Akibat Bencana Akan Diperbaiki Juni ini, Target Rampung Akhir Tahun

Kondisi jembatan penghubung Marga-Apuan di Desa Cau Marga (kiri) dan jembatan Geluntung (kanan)
Kondisi jembatan penghubung Marga-Apuan di Desa Cau Marga (kiri) dan jembatan Geluntung (kanan)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) akan membangun empat jembatan yang sebelumnya rusak akibat bencana alam.

Empat jembatan tersebut yakni jembatan penghubung Marga-Apuan di Desa Cau, Marga; jembatan Geluntung, Marga; jembatan Suralaga – Ganter dan jembatan Pengebegan – Ganter.

“Akan dibangun Juni ini. Proses pengerjaan akan langsung dilakukan setelah persiapan alat selesai,” jelas Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan I Made Dedy Darmasaputra, Rabu (7/6/2023).

Baca Juga:  Kabupaten Tabanan Jadi Locus Studi Lapangan Peserta PKP Mahkamah Agung

Ia menyebut, saat ini proses pengerjaan masih menunggu finalisasi time schedule. Sebelumnya telah dilaksanakan upacara ngeruak atau upacara Hindu di Bali untuk memulai pembangunan baru.

“Persiapan lahan sudah dilakukan. Namun, untuk mobilisasi alat beratnya belum,” sambung Dedi Darmasaputra.

Pembangunan jembatan akan menggunakan beton prategang. Adapun anggaran yang disiapkan untuk membangun keempat jembatan tersebut mencapai Rp30 miliar.

“Seluruh dana bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali dan BKK Badung,” kata Dedi

Baca Juga:  Marga Festival Marhen 2024, Wadah untuk Kenalkan Potensi Desa dan Wisata Kecamatan Marga

Pihaknya menargetkan pembangunan keempat jembatan tersebut selama enam bulan.

“Astungkara keempat jembatan sudah berfungsi Desember ini,” harapnya.