Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Bagikan PMT dan APE Untuk Anak PAUD dan TK se-Kabupaten Tabanan

PANTAUBALI.COM, Tabanan – Sebagai langkah lanjutan guna meningkatkan status gizi dan memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya, sekaligus upaya dalam penanganan Stunting, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Bunda PAUD Tabanan, selalu berkomitmen memberikan dukungan dan bantuan melalui berbagai program.

Kali ini, pihaknya kembali mendistribusikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dan APE (Alat Permainan Edukatif) kepada Anak PAUD dan TK di seluruh Kecamatan di Kabupaten Tabanan, Selasa, (7/3/2023).

Penyerahan PMT dan APE kali ini dilaksanakan oleh Bunda Rai di Kecamatan Kediri dan Marga yakni di TK Negeri Kediri dan TK Negeri Marga.

Dimana, pemberian PMT ini merupakan agenda kedua dari rangkaian roadshow yang dilaksanakan pada seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan dan diperuntukan untuk Siswa PAUD se-Kabupaten Tabanan, dengan jumlah bantuan sebanyak 1000 Paket.

Sedangkan bantuan APE berupa alat permainan tangga tali, Perosotan, Sudut Budaya, diberikan kepada 11 TK Negeri yang ada di Kabupaten Tabanan.

Kedatangan Bunda PAUD yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan Perbekel setempat serta, Bunda Paud Kecamatan dan Bunda Paud Desa, disambut riuh ramai Siswa TK Negeri Kediri yang begitu antusias.

Nampak juga saat itu Kepala Sekolah TK Negeri Kediri, Guru beserta jajaran, juga orang tua siswa yang kebetulan saat itu mendampingi anaknya.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional

Dalam kunjungannya saat itu, Bunda Rai tak hanya menyerahkan PMT dan APE sebagai fasilitas penunjang bermain anak, tapi juga sekaligus meninjau kondisi ruang belajar di TK Negeri Kediri dan TK Marga, di mana di kedua TK tersebut fasilitas dan kondisi belajar masih membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Bunda Rai pun berkomitmen akan terus memantau dan mengusulkan pemberian bantuan rehab ruang belajar khususnya PAUD/TK kepada Bapak Bupati Tabanan. Di samping itu pihaknya juga terus menerus mensosialisasikan terkait penanganan stunting secara umum di masing-masing TK.

“Tujuan saya hari ini memberikan PMT adalah untuk bersama-sama kita memperhatikan gizi anak-anak kita terutama dalam upaya kita mencegah atau menurunkan angka stunting di Kabupaten Tabanan.Meskipun angka stunting di Tabanan tidak terlalu tinggi, sangat perlu untuk diturunkan kembali dan beberapa waktu lalu, saya juga melaksanakan bhakti sosial dengan IDAI Cabang Bali dalam rangka menurunkan angka stunting di Tabanan,” ujar Bunda Rai.

Baca Juga:  Banteng Tabanan Tak Gentar Hadapi Partai Koalisi Indonesia Maju di Pilkada 2024

Pentingnya percepatan penurunan angka stunting di Tabanan guna membentuk generasi muda yang handal, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menekankan bahwa penurunan angka stunting dapat dilakukan semenjak pra nikah.

Dimana dilakukan pendidikan ataupun memberikan edukasi kepala calon mempelai, bagaimana menjadi pasangan yang sehat, baik jasmani maupun rohaninya, sehingga dapat melahirkan anak-anak yang sehat.

“Kemudian juga pada kesempatan ini titiang membawa misi pemerintah, terutama Bapak Bupati, bahwa untuk menurunkan angka stunting dari pra nikah tersebut ada program yang namanya Semara Ratih. Nah Semara Ratih itu, disana kita akan diberikan edukasi pendidikan kepada calon pengantin untuk menyiapkan Ibu yang sehat yang diharapkan nanti melahirkan anak-anak yang sehat pula,” imbuh Bunda Rai kerena sangat menyadari bahwa stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Semisal stunting itu bukan hanya datang dari kurangnya asupan makanan yang bergizi, namun juga bisa datang dari pola asuh yang salah.

Baca Juga:  Subak Desa Bengkel Tabanan Diresmikan Sebagai Ecohydrology Demonstration Site UNESCO 

Namun Bunda Rai sangat bersyukur bahwa angka stunting di Tabanan masih cukup rendah dan masih bisa dicegah sedari dini melalui berbagai program dan kegiatan sekaligus bekerjasama dengan berbagai pihak terkait.

“Makanya tiang konsen untuk pemberian makanan tambahan dan tentu PMT ini tidak akan bisa secara langsung menurunkan angka stunting karena kepenuhan gizi anak-anak seutuhnya ada di rumah masing-masing. Ini adalah peran orang tua dan ini sangat penting, bagaimana caranya ibu-ibu , bapak-bapak semua untuk tetap memperhatikan gizi dan pola asuh anak-anaknya di rumah,” tegas Bunda Rai.

Senada dengan Bunda Rai, Gusti Ngurah Darma Utama selaku Kadis Pendidikan Tabanan, berharap melalui kegiatan ini dapat menjaga kesehatan anak dan memastikan tumbuh kembang anak menjadi generasi muda yang handal guna membangun Tabanan kedepan.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Bunda PAUD Tabanan karena telah memperhatikan sarana dan prasarana serta pemenuhan gizi peserta Didik PAUD di Kabupaten Tabanan, serta berharap juga agar kegiatan ini berkelanjutan kedepannya.(Rls)