WNA Australia Diduga Dianiaya dan Dijambret Akhirnya Dirawat di RS di Kuta

24

PANTAUBALI.COM – Badung, Seorang pria bernama Lachie Hunt mengalami penganiayaan dan penjambretan disebut di wilayah Kuta, Badung, Bali.

Pria tersebut mengalami luka serius sehingga harus dirawat di rumah sakit. Peristiwa penganiayaan serta kabar korban dirampok dibagikan oleh sejumlah media asing Australia belum lama ini.

Korban yang warga Perth ini dilaporkan dirawat intensif di Rumah Sakit BIMC Kuta, Badung, Bali. Saking mahalnya biaya perawatan sang ibu dan rekannya menggalang dana di situs fund raiser gofundme.

Sementara itu, pihak RS Bali International Medical Centre (BIMC) Kuta, Bali yang dikonfirmasi terkait keberadaan warga Australia bernama Lachie Hunt yang dilaporkan tengah dirawat intensif di rumah sakitnya menolak untuk memberikan keterangan.

“Mohon maaf bapak dan ibu, kami tidak dapat mengeluarkan statement apapun mengenai hal ini,” ungkap Putri salah satu staf di RS BIMC Kuta, dihubungi kemarin, (Senin 23 Januari 2023)

Selain RS, pihak konsulat Jenderal (konjen) Australia melalui staf humasnya Rezki juga menutup pintu rapat-rapat terkait informasi wisman tersebut.

Meski demikian ia memberikan tanggapan singkat, bahwa pihaknya sangat memperhatikan kasus warga Autralia dilaporkan mengalami penganiayaan dan perampokan di Bali.

“Kami aware soal ini. makasih,” singkatnya. Saat ditanya, apakah ada pelaporan kepada yang berwenang atau kepolisian Rezki enggan menanggapi lebih jauh.

“Mohon maaf, no comment,” ucapnya.

Dikonfirmasi kepada Polsek Kuta melalui Kapolsek Kuta Kompol Yogie Pramagita mengaku tidak menerima laporan adanya seorang warga Australia bernama Lachie Hunt yang dikabarkan mengalami penganiayaan dan penjambretan di wilayah hukumnya.

“Sementara itu kalau laporan resminya belum ada kita dapati, kita cek ke SPKT dan Reskrim belum ada laporan resminya ke Polsek Kuta,” jelasnya di Polsek Kuta belum lama ini.

Baca Juga:  Pemkab Badung Akan Melanjutkan Proyek Samigita di Tahun Ini

Ia menduga jika laporannya kemungkinan di tempat lain. Perihal korban diberitakan tengah dirawat di Rumah Sakit BIMC Hospital pihaknya sudah melakukan pengecekan, namun pihak RS juga sama yaitu enggan memberikan keterangan.

“Mereka tidak mau memberikan keterangan kami tidak bisa memaksa,” tutupnya. (PB07)