WNA Prancis Pelaku Kejahatan Narkotika dan Pembawa Senpi Dibekuk di Kerobokan

2

DENPASAR- Pantaubali.com- Jelang akhir tahun Polda Bali ungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta kepemilikan senjata api.Adapun pelaku berinisial RJHB kelahiran Paris,Paris diringkus di Villa Karisma Jalan Umalas Klecung,Umalas Kauh, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara,Kabupaten Badung,Provinsi Bali.

Adapun modus pelaku memiliki, menyimpan atau menguasai narkotika jenis Shabu, untuk digunakan serta memiliki, menyimpan Senpi hanya untuk terlihat gagah atau keren saja.

Adapun kronologis penangkapan Kapolda Bali, Irjen pol I Putu Jayan Danu Putra,Rabu,(23/12) di Polda Bali menjelaskan,Senin, 21 Desember 2020 tepatnya Pukul 19.00 Wita, Unit 4 di back up unit 1 Subdit 1 telah mengamankan seorang laki-laki berinisial RJHB tepatnya di salah satu minimarket Jalan Umalas II Desa Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

“Dimana Sebelumnya Tim sudah memantau pelaku dari tempat tinggalnya saat pelaku masuk ke dalam mini mart tim bermaksud menghampiri.Akan tetapi yang bersangkutan berontak dan berusaha lari keluar mini mart namun dapat diamankan,” ujarnya.

Selanjutnya Tim mengarahkan pelaku ke rumahnya untuk dilakukan penggeledahan disaksikan saksi umum untuk menyaksikan jalannya penggeledahan. Kemudian setelah diperiksa ditemukan barang bukti sesuai dengan data tersebut diatas didalam kamar milik pelaku.

“Selanjutnya pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Adapun Barang Bukti (BB) berhasil diamankan yaitu berupa,satu buah plastik klip yg didalamnya berisi kristal bening diduga Shabu dg berat 0,44 gram netto,satu buah plastik klip yang didalamnya berisi kristal bening diduga shabu dengan berat 4,37 gram netto,satu buah Handphone merk iPhone warna hitam,satu buah bong,satu pucuk senpi Laras panjang jenis Blade Pistol Stabilizer Made In USA beserta magazine. Dengan amunisi berjumlah 28 butir kaliber 9X19 mm, kemudian satu pucuk senpi jenis Makarov Made In Rusia kal 7.65 mm serta satu pucuk senpi jenis NAA 22LR beserta 1 butir amunisi kaliber 22 mm.
“Terkait kepemilikan Senpi tersebut masih dilakukan pendalaman,” pungkasnya.

Baca Juga:  Wagub Bali, Apresiasi Gerakan Komunitas Bhakti Ring Pertiwi