Tidak Ingin Dijadikan Komunitas Politik Belaka,Sanjaya Siap Wujudkan Patung Wisnu Murti Kembali

39

Tabanan – Pantaubali.com -Setelah siang hari tadi,(Rabu,(11/11)Calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melakukan tatap muka dengan masyarakat di Balai Banjar Jadi Babakan,Desa Banjar Anyar Kediri, Tabanan.

Selanjutnya di hari yang sama tepatnya sore tadi kembali Sanjaya melakukan tatap muka dan temu kangen didampingi Calon Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan yang kali ini mendatagi rumah milik mantan Sekda Tabanan Judiana yang dihadiri juga oleh perwakilan tokoh-tokoh masyarakat di Desa Banjar Anyar Kediri,Tabanan.

Dalam pertemuan dengan suasan kekeluargaan dan hangat tersebut tercetus harapan Bendesa Adat Banjar Anyar yang membawahi 5 Banjar I Made Raka menyampaikan langsung harapan masyarakat kehadapan Calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya agar bisa mendirikan kembali patung Wisnu Murti seperti dahulu kala mengatikan patung Bung Karno yang saat ini masih berdiri kokoh.

Jika dilihat sebelumnya memang dicatus pata atau di patung Wisnu Murti tersebut ada kesakralan dalam kaitan pelaksanan upacara niskala pecaruan dilakukan masyarakat serta titik pokoknya tepat berada di patung tersebut.

“Saat ini,masyarakat di Kecamatan Kediri sangat berharap bisa didirikan kembali patung Wisnu Murti tersebut,” cetusnya.

Jika dilihat sebelumnya di catus pata digunakan oleh masyarakat melaksanakan persembahyangan bersama tepatnya setiap hari pengerupukan atau menjelang hari Raya Nyepi.

Menangapai hal tersebut Calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, terkait dengan harapan masyarakat kedepan akan segera memindahkan patung Bung Karno dan mengatikan kembali dengan patung Wisnu Murti.Karena konsep ini telah 3 tahun dipegang,yang terpenting dalam hal ini jangan sampai malah dijadikan isu politik hal ini.

“Pembangunan patung Bung Karno tersebut sebelumnya dilakukan secara sepontanitas dan tidak ada kajian,” sebutnya.

Sedangkan jika dilihat kondisi didalam patung Wisnu Murti saat itu juga menurut Kepala Lingkungan Hidup saat itu membuat kajian,bahwasanya patung tersebut dalam kondisi telah retak.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Serahkan BLT-Dana Desa Tahun 2021 Secara Langsung Kepada KPM Desa Gunung Salak

“Seperti ogoh-ogoh didalam patung bolong jika didiamkan bisa saja akan roboh dan sempat saya memfotonya juga yang sampai saat ini masih ada fotonya,” katanya.

Karena saat itu saking cintanya dengan Bung Karno maka, akhirnya dibangunlah patung Bung Karno dengan nila sebesar Rp 3 milyar berbahan perunggu dengan umur bisa mencapai 500 tahunan.

“Saat itu ada terkait milik aset serta, ada perbedaan-perbedaan lainnya, jadi dalam hal ini kita bukan tidak mau memindahkan patung tersebut.Serta kembali saya katakan jangan sampai hal tersebut malah dijadikan komunitas Politik belaka,” paparnya.

Bisa dilihat bersama mengapa sebelumnya saya membuat tulisan Taman Bung Karno disebelah timur gedung Maria, serta dari dulu juga telah membuat perencanaan dalam kaitan akan memindahkan patung Bung Karno tersebut. Yang nantinya patung Bung Karno juga akan diletakan tepat di utara pojok taman Bung Karno tersebut.

“Tentu kedepan patung Siwa Murti akan dibangun dengan lebih bagus dan lebih baik lagi,” janji Sanjaya.

Kemudian dalam waktu dan kesempatan yang sama dalam kunjungan Paket Jaya-Wira tersebut tokoh masyarakat yang juga mantan Sekda Tabanan Judiana menyampaikan,pertemuan yang digelar bisa dikatakan temu kangen dengan masyarakat di Desa Banjar Anyar Kediri khususnya.Agar nantinya mampu menyambungkan komunikasi agar lebih baik lagi kedepan.

“Kedatangan Bapak(Komang Sanjaya) ini bisa dikatakan sebagai temu kangen dengan Bapak demi dapat melanjutkan apa yang telah dirintis agar bisa selalu dilanjutkan kembali guna menuju Tabanan yang lebih maju dan lebih baik lagi kedepan,” tutupnya.