Tekan Pembuangan Sampah ke TPA,Tabanan Bentuk Bank Sampah

16

TABANAN- Pantaubali.com – Dalam upaya menekan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sembung di Desa Mandung, Kecamatan Kerambitan,Tabanan.Dinas Lingkungan Hidup berkolaborasi dengan lembaga non-profit Sungai Watch membentuk bank sampah.

Salah satu solusi dilakukan mengalakan bank sampah di desa-desa salah satunya dilakukan di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri belum lama ini (Jumat, (26/3).Adapun target nantinya pada 2023 sekitar 70 persen desa di Tabanan memiliki bank sampah.

Tabanan memiliki 133 desa hasil dari bank sampah di desa akan disalurkan ke bank sampah induk nantinya.

“Di bank sampah induk akan dilakukan pencacahan, sementara ini di Tabanan baru ada satu saja,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan I Made Subagia disela kesempatan tersebut.

Dalam kesemapat yang sama Perbekel Desa Nyitdah Dewa Putu Alit Artha menyebutkan, hingga saat ini pihaknya belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Misalnya soal pengangkutan sampah dengan adanya kontribusi dari masyarakat untuk pengangkutan.

“Jika kontribusi tidak lancar, ada masalah lagi,” ujarnya.

Dengan adanya program bank sampah setidaknya, volume sampah dari masyarakat bisa dikurangi sehingga lebih sedikit yang dibawa ke TPA Sembung.

“Di TPA juga ada masalah daya tampung,” cetusnya.

Selain melakukan pemilahan sampah, masyarakat juga diimbau tidak membuang sampah di aliran sungai yang nantinya bermuara di laut. Program manajer Sungai Watch Nola Monica mengatakan, akibatnya setiap tahun selalu ada sampah menumpuk di pantai.

“Misalkan di pantai Kuta dan Kedonganan,” katanya.

Dirinya menbahkan, saat ini Sungai Watch sedang memasang 32 jaring sungai di wilayah Badung dan Tabanan dan diharapkan bisa mengurangi jumlah sampah sampai ke laut.

Baca Juga:  Perkemarin,Tercatat terkonfirmasi Covid-19 Tercatat 207 orang di Bali