Tanda Larangan Masuk Keareal Jalan Longsor, Masih Dipasang di Sangulan

9

TABANAN – Pantaubali.com -Sempat terjadi musibah jalan longsor menimpa salah satu jalan di komplek perumahan di Sangulan,Tabanan belum lama ini.Yang menyebabkan 100 KK di 3 perumahan seperti di perumahan Panorama, Mawar dan Lembah sempat mengungsi beberapa hari di salah satu SD setempat.

Jika dilihat sampai saat ini warga tersebut telah kembali ke rumah mereka masing-masing.Akan tetapi,melihat hujan sesekali masih turun sampai saat ini menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) I Gusti Ngurah Made Sucita saat dikonfirmasi,Minggu,(25/10) di Tabanan menyampaikan, tanda larangan masuk ke akses jalan tersebut tetap dipasang demi keamanan.Agar tidak ada masyarakat sampai melitas di sekitar areal jalan terputus tersebut.

“Hanya dipasang tanda larangan masuk saja,” cetusnya.

Untuk kondisi sampai saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali.

“Masih aman saya kira kondisinya sampai saat ini disana(di Sangulan),” jelasnya.

Meskipun demikian dirinya tetap menyarankan masyarakat disekitar komplek perumahan tersebut setidaknya bisa melakukan gotong royong secara bersama-sama untuk membersihkan saluran air agar tetap lancar.Sebelumnya menurut Dirinya juga sempat menyarankan warga agar salah satu orang atau beberapa warga untuk bisa standby memantau volume air di sungai tersebut.

“Ya,hanya tetap saya sarankan saat itu agar ada yang standby kalau suatu waktu air naik lagi biar ada yang mengingatkan warga untuk selanjutnya bisa mengamankan dirinya kembali ke SD,” tutupnya.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Serahkan BLT-Dana Desa Tahun 2021 Secara Langsung Kepada KPM Desa Gunung Salak