Siswa SMPN 2 Sempat Kerauhan, Sekolah Akan Mengelar Pecaruan Manca Sata

7

TABANAN – Pantaubali.com – Kejadian kerauhan sempat dialami delapan siswa sejak tiga pekan lalu di SMPN 2 Tabanan.Yang akhirnya membuat proses belajar mengajar dilakukan secara daring sejak, Jumat (28/10) hingga Senin (31/10).

Setelah sempat melakukan proses belajar secara daring akhirnya pertemuan tatap muka kembali digelar, Selasa,(1/11) (Kemarin).

“Kejadian tersebut (Kerauhan) memang terkadang menjelang rahinan saja terjadi.Karena hal tersebut lah akhirnya pembelajaran tatap muka diubah menjadi pembelajaran jarak jauh.Mulai dari hari Jumat (28 Oktober) sampai Sabtu (31 Oktober) dan Senin (31 Oktober) lagi sekali”, jelas, Kepala SMPN 2 Tabanan I Gusti Ayu Nyoman Kamayani, Kemarin,(Selasa,(1/11) saat ditemui di ruang kerjanya di Tabanan.

Dalam upaya menetralisir lingkungan sekolah secara Niskala maka, menurut dirinya pada, Senin 31 Oktober 2022 upacara pecaruan alit telah digelar.Selain itu, pelaksanaan upakara pecaruan Manca Sata pas saat rahinan Tilem, rencananya akan digelar pada 23 November 2022 mendatang.

“Kami telah menggelar usaha sekala dan niskala baik pecaruan alit maupun nantinya juga akan menggelar pecaruan Manca Sata Rahine Tilem akan dipuput oleh Ida Pedanda Griya Taman Sari.Yang rencana pecaruan tidak boleh dilakukan saat matahari terbit saat itu”, ujarnya.

Dalam proses belajar pasca adanya kerahuan tersebut Dirinya menyebutkan, dalam proses belajar diusahakan membuat para siswa bahagia dan merasa nyaman misal dengan sesekali memperdengarkan lagu dan musik yang siswa sukai.

“Kami berusaha menbuat para siswa nyaman dan senang agar tidak pikiran mereka kemana-mana.Misal, dengan memperdengarkan musik, melalui pengeras suara di masing-masing kelas”, katanya.

Sembari Dirinya menambahkan, total jumlah siswa dan siswi di SMPN 2 Tabanan sebanyak 952 orang dengan jumlah Kelas, 26 ruangan.

Baca Juga:  Selesai HUT Kota Tabanan, Ketua DPRD Langsung Penuhi Uleman Warga