Seorang Pelajar, Diduga Gantung Diri di Temukan Warga di Peguyangan Kaja

10

DENPASAR – Pantau Bali seorang pelajar berinisial IPPY ditemukan telah meregang nyawa di Samping sungai kecil di Banjar Paangtebel, Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara di pohon menggunakan seutas tali, Minggu,(24/7) pukul 16.00 wita.

Adapun kronologis kejadian menurut, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi dalam keterangan tertulisnya, Senin,(25/7) di Denpasar menyampaikan, salah satu saksi menerangkan bahwa, Minggu,(24/7) sekira jam 16.00 wita saksi tersebut di atas sedang melaksanakan olah raga sore dengan berjalan kaki dari rumahnya, setelah melintasi TKP, selanjutnya dari jarak kurang lebih 6 meter saksi melihat ada tali terikat dipohon, melihat tali tersebut selanjutnya saksi mendekati dan memperhatikan tali yang terikat di pohon, pada saat saksi mendekati tali tersebut kemudian saksi kaget melihat ada orang tidak dikenal dengan posisi duduk dengan leher terjerat tali dan menggantung di pohon.

Melihat hal tersebut selanjutnya saksi menghubungi pak pasek untuk memberitahukan hal tersebut.

“Posisi korban saat ditemukan, duduk dan lehernya terjerat tali nilon warna, warni dan tergantung di pohon dengan panjang tali dari pohon ke posisi korban kurang lebih 4 meter dan matanya terbuka dan lidah menjulur keluar”, jelasnya.

Selain itu, saat ditemukan korban menggunakan pakaian jaket bertuliskan NASA warna abu-abu dan menggunakan celana jeans Pendek warna biru, Disaku celana korban ditemukan kunci sepeda motor dompet yang didalamnya berisi STNK sepda Motor SCOOPY no.Pol 6129 ER, KTP, Kartu pelajar, kartu ATM BRI dan ATM BNI serta kartu Vaksin.

Dekat korban gantung diri ditemukan juga sepasang sandal warna hitam dan satu buah helm warna hitam serta disamping jalan yang jaraknya kurang lebih 10 meter dari posisi korban gantung diri di temukan sepeda Motor Honda Scoopy warna abu abu No.Pol : DK 6129 ER

Baca Juga:  Kapolsek Tabanan Tugaskan UKL Amankan SPBU Rutin Dan Himbau Prokes Dukung Presidensi G 20

“Sekira jam 17.30 wita anggota Identifikasi Polresta Denpasar berjumlah 2 oran datang, guna melakukan olah TKP dengan cara, memeriksa tubuh korban dan tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan, memotong tali menggunakan pisau sabit yang dipinjam dari warga pada pohon ditemukan ikatan bersimpul”, ujarnya.

Dalam Dompet korban di temukan KTP namun namanya tidak terbaca hanya terlihat alamat korban tinggal di Jalan Kebo Iwa Utara banjar Robokan Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, kota Denpasar juga Kartu Pelajar berinisial IPPY.

Sembari Dirinya menambahkan, sekitar jam 18.00 wita petugas dari BPBD Denpasar berjumlah 5 orang datang dan selanjutnya mengevakuasi korban dengan cara memasukannya kedalam kantung jenasah, kemudian selanjutnya di bawa menggunakan mobil ambulan ke rumah sakit sanglah.