Sanjaya Turun Langsung Tinjau Dampak Banjir di Pura Beji di Kediri

12

TABANAN – Pantaubali.com -Meskipun ditengah kesibukan berkampanye ternyata tidak menyurutkan Calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melakukan aksi sosial untuk kesekian kalinya turun langsung ke daerah terdampak musibah di Tabanan.

Setelah sebelumnya Dirinya sempat menyambangi 100 warga terdampak jalan putus akibat hujan lebat di daerah Sangulan.Kemudian beberapa hari lalu ,Rabu,(14/10) hatinya kembali terketuk untuk meninjau langsung daerah terdapak banjir di Banjar Koripan,Desa Abian Tuwung,Kediri,Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut,salah satu warga Putu Suastika mengatakan, bencana banjir kali ini mengakibatkan bangunan Beji Banjar adat Koripan Kediri mengalami kerusakan cukup parah.

“Bangunan Pura Beji ini baru kami renovasi 2 tahun yang lalu dan banjir kali ini membuat kerusakan yang parah terutama dibagian tembok penyengker dan bangunan pelinggih yang lain,” jelasnya.

Diperkirakan kerugian mencapai kurang lebih 60 jutaan.Sembari Dirinya berharap, dengan adanya kunjungan dari calon Bupati Tabanan (Sanjaya) tersebut setidaknya bisa memberikan angin segar bagi masyarakat pengempon pura Beji Banjar Adat Koripan,Tabanan.

“Adapun kerugian yang diakibatkan dari bencana alam kali ini kurang lebih mendekati 60 juta rupiah, dan besar harapan kami dengan adanya kunjungan calon bupati tabanan ini bisa meringankan beban masyarakat kami fnantinya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Sanjaya menyampaikan, bencana yang menimpa Tabanan belakangan ini merupakan dampak dari siklus tahunan yang menyebabkan hampir dari seluruh Kecamatan di tabanan mengalami bencana alam.

“Bencana alam kali ini merupakan siklus tahunan atau sering disebut Lanina yang mengakibatkan banyak terjadinya bencana alam,” katanya.

Untuk pembangunan kembali pura Beji Banjar Adat Koripan,Kediri,Tabanan Dirinya akan bergotong royong guna membangun kembali Pura Beji yang terkena dampak dari bencana alam.

“Astungkara dengan gotong royong kita akan bangun kembali Pura Beji ini karena,hal tersebut merupakan salah satu dari program kami dipaket Jaya-Wira tentang pelestarian adat agama dan budaya yang merupaka domain kita untuk membatu masyarakat tabanan,” paparnya.

Baca Juga:  Selain Razia Identitas Kendaraan,Polres Tabanan Berkampaye Gunakan Masker

Disela kesempatan tersebut Sanjaya juga sedikit menitip pesan agar pada perhelatan Pimilukada 9 Desember 2020 mendatang masyarakat jangan sampai Golput dan harus menggunakan hak pilih dengan baik untuk memilih pemimpin Tabanan yang merakyat.