Pengunjung Menurun,Jasa Foto Mengeluh di Ulun Danu

9

TABANAN – Pantaubali.com -Belum terlihat tanda-tanda penurunan jumlah kasus Covid-19 sampai saat ini.Ahirnya semakin berimbas pada jasa usaha pelaku usaha kecil.

Seperti salah satunya berdapak kepara jasa foto di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan,Desa Candi Kuning,Kabupaten Tabanan seiring menurunya jumlah kunjungan ke objek wisata tersebut.Akhirnya memberi imbas pada ikut menurunnya jumlah pendapatan jasa foto sebesar 75 persen,itu disampaikan salah satu jasa foto di objek wisata tersebut,Pak Made saat disambangi ditengah aktifitasnya menawarkan jasa foto kepara pengunjung belum lama ini.

“Sebelum Pandemi,bisa memotret wisatawan (Orang) dengan cetakan sebanyak 20 lembar foto perhari,sekarang bisa dibawah 5 lembar saja.Yang biasanya sekali jepret atau perlembarnya dibayar 20 ribuan oleh para pengunjung,” jelasnya.

Dengan sepinya jumlah kunjungan tersebut,akhirnya di waktu luang beberapa group jasa foto melakukan pembagian waktu mangkal.Saat tidak mangkal,beberapa anggota akhirnya melakukan aktifitas berkebun agar mampu sedikit menutup pemasukan harian.

“Ada 19 orang total anggota disini,dari jumlah tersebut 80 persen melakukan aktifitas berkebun.Ya, agar bisa menutup biaya makan sehari-hari saja.Karena, dalam kondisi saat ini kami saling berbagi waktu mangkal, 3 hari sekali dengan jumlah anggota perhari sebanyak 6 orang,” ujarnya.

Meskipun melakukan aktifitas berkebun diwaktu sengang tersebut masih juga belum bisa menutup kebutuhan hidup sepenuhnya.Karena, penyerapan di sektor pariwisata saat ini juga telah menurun sangat drastis.

“Meskipun demikian kondisinya para anggota tetap semangat untuk menawarkan jasa foto seperti biasa kepada para pengunjung seandainya ada kesini (Ulun Danu),” pungkasnya.

Baca Juga:  Penerapan PPKM Mikro,Disebut Belum Dipahami Aparat Desa di Tabanan