Paus 13 Meter Mati, Berhasil Dievakuasi di Kuta

44

BADUNG- Pantaubali.com -Kamis,(21/1) sekitar pukul 08.00 WITA nelayan di Pantai Batu Belig, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung,Provinsi Bali melihat ada seekor Paus telah mati dan mengambang di laut dan dilaporkan ke Kepala Lingkungan Batu Belig, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, sekitar pukul 10.00 WITA bangkai paus tersebut terdampar di Pantai Batu Belig, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Mendengar hal tersebut akhirnya menurut,Kepala BKSDA Bali, R. Agus Budi Santosa dalam keterangan persnya,Kamis,(21/1)menyampaikan,Balai KSDA Bali langsung meluncur ke lokasi, setelah diidentifikasi bangkai paus tersebut berjenis Paus Bryde atau paus edeni (Balaenoptera brydei) dengan ukuran panjang 13,8 m, lingkar badan 4 m.

“Untuk mengetahui penyebab kematian paus ini telah dilakukan pengambilan sampel badan dan organ yang dilakukan oleh Tim Dokter Hewan dan selanjutnya di bawa ke laboratorium untuk observasi lebih lanjut,” jelasnya.

Untuk bangkai paus yang ada di pantai pihak aparat Desa setampat berkoordinasi dengan Camat Kuta Utara dan Pemkab Badung dengan mendatangkan 3 (tiga) buah alat berat untuk mengubur bangkai paus tersebut. Lokasi penguburan paus tersebut berada di Pantai Pantai Batu Belig, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Baca Juga:  TAB Sebut, Dua Daerah Ini Masih Rawan Terjadi Penurunan Volume Aliran Air Bersih di Tabanan