Musim Penghujan,Tidak Menyebabkan Petani Gagal Panen di Tabanan

33

TABANAN -Pantaubali.com -Meskipun hujan beberapa kali sempat menguyur daerah Tabanan sampai akhirnya menyebabkan dibeberapa titik terjadi bencana. Akan tetapi kondisi tersebut tidak terlalu memberi dampak besar pada hasil panen atau tidak menyebabkan petani gagal panen di Tabanan,itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana, Selasa,(20/10) saat dikonfirmasi di Tabanan.

“Dimusim penghujan ini belum ada laporan yang gagal panen akibat kebanjiran.Justru dibeberapa tempat gagal panen lebih banyak disebabkan karena serangan hama khususnya hama tikus.Sebagai langkah pengendalian telah dilakukan gerakan pengendalian bersama para petani dan target tanam juga tetap diharapkan tercapai 100%,” jelasnya.

Datangnya musim hujan ini menurut dirinya justru menguntungkan bagi para petani khususnya bagi subak.Karena ada Subak pada bulan Oktober sampai Januari memasuki musim tanam di Tabanan.

“Artinya petani tidak akan kesulitan dalam hal pemenuhan air irigasi untuk pengolahan tanah maupun penanaman padi,” ujarnya.

Akan tetapi memang diakui Dirinya dampak hujan deras beberapa hari lalu telah menyebabkan kerusakan pada saluran irigasi, baik primer maupun sekunder.Kondisi tersebut justru kedepan berdampak pada penyediaan air irigasi Subak.

“Terkait kerusakan tersebut kami sarankan kepara petani, agar untuk kerusakan tidak terlalu berat bisa melakukan perbaikan secara swadaya terlebih dahulu.Sedangkan untuk mengalami kerusakan cukup parah sudah kami koordinasikan dengan OPD terkait, khususnya BPBD dan PUPR.Saat ini juga klaim asuransi sudah ada yang dibayarkan dan beberapa masih dalam proses pengajuan klaim kepada pihak Jasindo,”paparnya.

Beberapa wilayah atau Subak di Kabupaten Tabanan saat ini sedang musim panen Padi dan Jagung (khususnya di wilayah Selemadeg Timur).Dampak dari kondisi hujan hanya akan mengganggu proses panen dan pasca panen. Sembari dirinya berpesan, dalam upaya mengantipasi musim hujan, para petani bisa menanam varietas lebih tahan terhadap busuk leher seperti varietas invari 43 atau varietas lainnya.

Baca Juga:  Kodim 1619, Menyalurkan Ribuan Paket Sembako ke Paguyuban di Tabanan

“Tetap dalam kondisi saat ini selalu waspada terhadap serangan wereng coklat, tunggro dan tikus,” tutupnya.