Jelang Galungan,Permintaan Penjor Siap Pasang Diperkirakan Menurun

7

TABANAN – Pantaubali.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 14 sampai 24 April 2021 mendatang permintaan penjor khususnya penjor siap pasang (jadi) mengalami penurunan.Hal tersebut disebabkan karena, kondisi ekonomi saat ini yang tidak menentu yang akhirnya membuat konsumen lebih memilih membeli batang babu penjor saja ketimbang penjor jadi, itu disampaikan salah satu pedagang babu dan penjor jadi diseputran jalan Kaswari, Banjar Jambe Kaleran, Tabanan, I Made Agus Semadi saat ditemui ditengah aktifitasnya mempersiapan bambu-bambu berjenis Jajang diusahanya tersebut,Rabu,(7/4).

“Ya, bisa dibilang penjualan agak lesu saat ini.Yang sebagian terlihat beberapa pembeli lebih memilih membeli bambu penjor saja ketimbang penjor yang telah jadi,” jelasnya.

Permintaan penjor jadi menyambut Hari Raya Galungan sebelumnya mencapai 200 batang penjor akan tetapi saat ini hanya 150 batang penjor saja.

“Tentu ada penurunan permintaan (penjor jadi) dan itu sangat terasa dalam kondisi menyambut Galungan di tahun ini,” ujarnya.

Untuk harga penjor ditawarkan beragam mulai dari, penjor jadi dan batang babu penjor harga dibandrol mulai puluhan hingga ratusan ribu perbatang.

“Beragam saya jualnya misal, untuk penjor jadi dijual mulai harga Rp165 ribu perbatang untuk bahan Ambu sedangkan Rp350 ribu perbatang penjor jadi berbahan Ental.Sedangkan bambu penjornya saja (tidak jadi) di jual mulai dari Rp25 sampai Rp35 ribu perbatang,Sangah Cucuk Rp10 ribu perbuah dan Ambu di jual mulai dari Rp50 ribu sampai Rp60 ribu perbatang,” bebernya.

Dalam menjalankan usaha penjor Semadi mengatakan, dibantu 15 orang tenaga kerja yang sebagian besar masih merupakan keluarga dekat Dirinya.Sembari Dia memperkirakan penjualan akan mulai ramai setelah hari Kamis (besok) minggu ini.

“Ya, mungkin setelah Rainan Sugian kayaknya akan mulai ramai membeli bambu maupun penjor jadi ini,” harapnya.

Baca Juga:  Pembangunan Desa Penting Berbasis Data