Ini Antisipasi Manajeman DTW Ulun Danu, Cegah Wisatawan Tidak Lakukan Hal Senonoh di Sekitar Areal Pura

10

TABANAN – Pantaubali.com – Bentuk antisipasi pasca sempat adanya Bule nekat berpose tanpa busana di Pohon Kayu Putih, Pura Babakan, Banjar Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan belum lama ini.

Menurut, Staf Humas Dayatarik Wisata Ulun Danu Beratan, Candi Kuning, Tabanan, Agus Teja Saputra menyampaikan, antisipasi memang jauh-jauh hari telah dilakukan dalam upaya menjaga kesucian sekitar areal Pura Ulun Danu Beratan.

Maka, pihak Manajemant DTW maupun para Prajuru telah melakukan pengawasan dengan melibatkan beberapa orang secara bergantian melakukan pengawasan keliling.Baik, di areal sekitar kawasan DTW maupun di areal dalam Pura Ulun Danu Beratan diawasi oleh para Prajuru di Pura Ulun Danu Beratan.

Selain melakukan pengawasan orang per orang, pengawasan dibantu juga dengan memasang ratusan CCTV tersebar di beberapa titik mulai, di kawasan Pura maupun di sekitar kawasan DTW.

“Ya, tentu Kami (Pihak manajemant Dayatarik Wisata Ulun Danu Beratan) telah melakukan antisipasi jauh sebelumnya.Misal, menyiagakan pegawai tiga orang dengan melakukan pengawasan secara keliling disekitar kawasan disini”, jelasnya, Senin,(9/5).

Selain itu, khusus di areal dalam Pura dan sekitarnya juga dilakukan pengawasan, oleh prajuru di Pura Ulun Danu dengan pembagian beberapa shift pengawasan.

“Dari sembilan Prajuru setiap harinya wajib 3 orang ada atau berjaga di areal Pura”, ujarnya.

Selain itu, dalam upaya lebih memaksimalkan pengawasan ada ratusan CCTV telah terpasang, baik disekitar areal DTW maupun sebagian terpasang di kawasan areal Pura Ulun Danu.

“Selain melibatkan petugas, kami juga memanfatkan teknologi berupa CCTV.Ada terpasang di areal Pura sebanyak 36 CCTV, memang telah dipasang sejak 2017.Sedangkan pihak manajemant memasang disekitar kawasan DTW berjumlah 70 CCTV tersebar di beberapa titik diangap vital”, paparnya.

Baca Juga:  Cegah Terjadinya Konflik Sosial, Kodim 1619/Tabanan Gelar Pelaksanaan Binkom

Selanjutnya, papan attention mencantumkan apa saja boleh dan tidak boleh dilakukan para pengunjung telah terpasang juga.Kemudian pintu pagar ikut dipasang juga di tempat-tempat termasuk areal kawasan suci Pura.Sembari Dirinya menambahkan, sebagian pengunjung telah mematuhinya selain itu, dari pihak manajemant maupun para guide selalu menyampaikan ke para pengunjung terkait apa boleh dilakukan dan tidak selama berada di areal kawasan suci Pura.