IJTI Bali Sukses Gelar UKJ TV Tingkat Nasional

9
Pelaksanaan Musda Dan UKJ IJTI Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Bali sukses melaksanakan Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJ TV). Kegiatan UKJ TV yang dilakukan di Balai Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKSPSDM Provinsi Bali yang dilangsungkan selama dua hari.

Dari Kgiatan UKJ ini, sebanyak 20 jurnalis dinyatakan kompeten oleh tim penguji dari pengurus IJTI pusat. Mereka mengikuti ujian secara estafet untuk mendapatkan lisensi di bidang profesi jurnalis khususnya Jurnalis tv.

Ketua IJTI Bali,Agung Kayika menjelaskan,
tujuan dilakukannya UKJ TV bagi anggota IJTI bertujuan untuk meningkatkan kualitas jurnalis yang berkopenten.
Agung menambahkan, dari data yang dimiliki oleh dewan pers Bukalah jurnalis yang mengikuti Ujian Kompetensi setidaknya ada 15 ribu orang anggota PWI. Aji seribu lebih sementara untuk IJTI sendiri hanya sekitar 400 orang di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan UKJ IJTI Bali

UKJTV ini di gelar untuk menghasilkan Jurnalis televisi yang berkualitas sesuai dengan standar didalam organisasi IJTI,” ucap Agung saat ditemui usai penutupan kegiatan UKJ Minggu (23/12/2018) .

Sementara untuk UKJ kali ini, kata Agung ada dua jenis ujian yang diikuti oleh para peserta. Yaitu ujian tingkat muda dan tingkat madya. Ujian tingkat muda adalah ujian dasar yang diikuti oleh jurnalis yang selama berkarir baru mengikut UKJ. Sementara untuk ujian tingkat Madya diikuti oleh jurnalis setingkat korda atau produser di perusahaan media tv masing-masing.

“Dari ke 20 peserta yang mengikuti UKJ tersebut, sebanyak enam orang mengikuti ujian jurnalis Madya. Sementara sisanya mengikuti ujian nasional tingkat Muda. IJTI Pusat menyatakan UKJ TV Pengda Bali ini bisa dinyatakan sebagai UKJ TV Nasional mengingat UKJ ini tak hanya di ikuti oleh anggota IJTI Pengda bali saja ,namunkali diikuti oleh peserta dari luar IJTI Pengda Kepulauan Riau dan IJTI Pengda Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Gubernur Bali,Apresiasi Yowana dan Krama Bali Yang Sudah Tidak Mengarak Ogoh-ogoh Pada Tahun Caka 1942

Dengan begitu, terakhir Agung berharap para jurnalis tv yang telah dinyatakan kompeten oleh Tim penguji ,agar terus meningkatkan kualitas dan kemampuan dirinya agar menjadi Jurnalis TV yang profesional. (*).