Gubernur Bali Himbau Desa Adat, Jangan Kemasukan Nilai Berpotensi Merusak Pundamental Masyarakat Bali

8

TABANAN – Pantaubali.com -Tersohornya Bali dengan adat istiadat di seantero mancanegara, tentu harus dijaga di tengah masyarakat.Jangan sampai malah muncul nilai-nilai luar adat istiadat Bali,terutama yang berpotensi mengancam tatanan adat istiadat Bali.

Mengantisipasi hal tersebut Gubenur Bali, Wayan Koster,Senin,(7/9) di Gedung Maria, Tabanan menekankan dan meminta agar seleuruh majelis Agung, Madia, Alit sampai ke Desa adat di Tabanan khususnya dan Bali umumnya.Harus mampu menjaga masing-masing wilayah desa adatnya dengan sebaik-baiknya.

Jalankan yang menjadi warisan leluhur kita (Bali),jangan ada yang aneh-aneh lagi.Menurut Dirinya,jika dilihat saat ini telah ada beberapa kelompok masyarakat ikut ini lah, ikut itu.Tentu hal tersebut bisa dikatakan akan memiliki potensi merusak pundalmental kehidupan masyarakat di Bali.

“Ngujang ben ngae kene-keto ben, yen usak nyen nyanan tanggung jawab.Jadi, adat dan budaya Bali sudah sangat bagus, jadi jangan dirusak lagi”,cetusnya.

Sembari Dirinya menambahkan, di Bali telah ada dasar-dasar serta warisan hal-hal yang bagus.Tingal memelihara dan menerukannya saja.

“Jika tidak mampu, memelihara dan meneruskan tidak bisa.Itu sangat kebangetan sekali namanya”, tutupnya.

Baca Juga:  Wagub Bali Cok Ace Mengajak Masyarakat Bali Kembali Pada Kehidupan Sektor Sekunder