Dua Orang Anak SD Tewas Tenggelam Di Kolam Renang

99


Tabanan – Pantaubali.com – Dua orang anak SD tewas tenggelam di kolam renang sedalam 2.40 meter di hotel Luxindo Bintang Laut di Banjar Bonian, Desa Antapan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Kamis (10/1/2019).

Ni Komang Vika (11) adalah pelajar Klas IV asal Banjar Bonian, Desa Antapan, Selamadeg, dan temanya Viriontin Supimay (9) adalah pelajar Kelas IV asal Banjar Sari, Desa Gumrih, Pekutatan, Jembrana,kedua korban ini dinperkirakan tidak menyangka jika kolam tempat mereka bermain itu ternyata dalam dan keduanya tidak bisa berenang. Dan Korban sebenarnya sempat mendapat pertolongan namun akhirnya nyawa keduanya tak dapat terselamatkan.

Kapolsek Selemadeg AKP I Made Budi Astawa saat di konfirmasi mengungkapkan sekira pukul 15.00 Wita korban bersama temannya yang bernama Elsi sehabis belajar kelompok di rumah tempat karyawan Vila Luxindo Bintang Laut,Setelah merasa jenuh belajar kelompok, kedua korban mengajak Elsi anak dari karyawan Vila untuk berenang dikolam halaman Vila.
Namun keduanya dilarang oleh Elsi, namun dijawab oleh kedua korban ” biarin “. Karena agak sedikit memaksa Elsi kemudian mengikuti kedua korban ke kolam renang yang dalamnya sekira 2.40 meter sambil main handphone.

Sesaat kemudian kedua korban langsung terjun kekolam renang tanpa diperhatikan oleh Elsi sambil duduk di kursi yang jaraknya kurang lebih 3 meter dari bibir kolam.

Karena lagi asik main handphone tidak memperhatikan kedua korban berenang.Sesat kemudian Elsi menengok kekolam dan melihat kedua korban tidak tampak berenang. Karena penasaran Elsi melihat ke bibir kolam dan melihat kedua korban dalam keadaan tenggelam. Elsi berusaha untuk menolong, namun karena tidak bisa berenang,Elsi langsung berlari minta bantuan ke kakaknya yang bernama Jimy.

Baca Juga:  Pansus VI DPRD Tabanan Sebut, E-parkir Perlu Dikaji Kembali

Mendengar panggilan adiknya, Jimy langsung berlari ke kolam dan menceburkan diri untuk menolong kedua korban dan mengangkat keluar kolam. Karena merasa panik Jimy berlari minta bantuan kepada saksi I Made Adianta.
“Diduga kedua korban tak bisa berenang dan tak mengetahui jika kolam tersebut. Korban hendak mandi dikolam dan langsung menceburkan diri. Karena tidak bisa berenang korban lemas dan tenggelam dalam kolam,” jelasnya.

Budi Astawa menegaskan, dalam kejadian ini karena korban yang kurang hati-hati serta korban yang tidak bisa berenang.Akibat korban meninggal didalam kolam dalam keadaan tenggelam. Korban Ni Komang Vika Putri Lestari (11) jenasahnya dibawa ke rumah duika Banjar Bonian, Desa Antapan, Selamadeg, sedangkan jenasah Viriontin Supimay Liani Agustina (9) akan dibawa kekampung halamannya di Lumajang, Jawa Timur,”pungkasnya.