Ditengah Pandemi,Penggemar Bonsai Meningkat

29

TABANAN -Pantaubali.com – Meskipun ditengah pandemi covid-19 peminat (penghobi) baru Bonsai dinilai semakin meningkat khususnya di Tabanan.Pandemi Covid-19 menjadikan beberapa warga punya banyak waktu luang untuk berkebun, bertani, atau beraktivitas pemenuhan hobi lainnya.

Penggemar datang dari berbagai kalangan baik muda,orang tua sampai Ibu-ibu rumah tangga.Hal tersebut disampaikan salah satu pemilik gerai penjual serta pembudidaya beberapa jenis tanaman bonsai bernama Bonsai Indah (Mibon Tabanan) di jalan Abian Tuwung, Kediri, Tabanan,Made William,Rabu,(7/1) (kemarin).

“Dulu sebelum Covid-19 hanya melayani penjual atau para pedangang saja.Akan tetapi,saat ini yang datang malah pembeli langsung,penggemar atau peminat bonsai baru juga.Ada yang iseng berkunjung,ya akhirnya membeli dan menjadi hobi baru,” jelasnya.

Adapun penggemar datang dari berbagai kalangan usia baik muda,orang tua sampai kalangan Ibu-ibu rumah tangga terlihat mulai tertarik membeli dan menjadikan tanaman bonsai sebagai hobi baru ditengah pandemi.

“Ibu-ibu banyak juga peminatnya,khususnya mencari bonsai dengan jenis bisa berbuah,” sebutnya.

Dari berbagai jenis varian bonsai yang ada,ada beberapa jenis bonsai paling diminati penggemar seperti, Santigi,Sianci,Kimeng,Elegant,Kompakta,Jeruk kingkit,Hokiantea,Lohansung,Pusu Batu,Anting Putri,Sancang,Serut,Iprik,Bunut hitam atau putih,Dewandaru,Sakura dan bosai berjenis Asoka.

“Dari sekian jenis bonsai yang ada memang beberapa jenis ada paling diminati penggemar baru saat ini,” ujarnya.

Harga diburu juga beragam mulai dari, Rp 25 ribu sampai 150 ribu bahkan sampai jutaan rupiah per bonsai dicari.Menurut William, memang masih ada kendala dihadapi dalam menekuni usaha bonsai ini seperti, masih tertanam dalam pikiran masyarakat bahwasanya harga bonsai sangat mahal dan perawatan juga sulit atau rumit.Semua itu tidaklah benar,harga saat ini telah ada puluhan bahkan ratusan ribu perbonsainya.

Sembari Dirinya menabahkan, memang sampai saat ini potensi usaha bonsai masih menjanjikan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Minta Pusat Keluarkan Kebijakan Spesifik Upaya Pemulihan Ekonomi Bali