Diduga Depresi, Nenek 73 tahun Gantung Diri di Kandang Sapi

10

TABANAN – Pantaubali.com -Diduga Depresi nenek (73) berinisial NKR akhiri hidup dengan cara gantung diri di Kandang Sapi,Banjar Dinas Jembrana, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan,(Senin,(11/1) sekitar pukul 12.15 wita.

Terkait kejadian tersebut seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia,Selasa,(12/1) di Tabanan menyampaikan kronologis kejadian, Senin,(11/1) sekitar jam 08.00 wita, saksi I Made Sumerta Yasa yang merukananak kandung korban berangkat kerja kepenyosohan beras di Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Tabanan untuk giling padi. Sekitar jam 12.05 wita Saksi 1 kembali ke rumah dan langsung mengecek ibu kandungnya ( Korban) yang dalam keadaan sakit pikun ( hilang ingatan ), dan ternyata ibu kandungnya ( Korban ) tidak ada di kamar tidur. Kemudian saksi 1 mencari ibu kandungnya ( Korban ) bersama anak dan keluarga.

Sekitar jam 12.15 wita, Saksi berikutnya bernama I Made Arsa Wiguna menemukan Korban dalam keadaan gantung diri di sebuah kandang sapi dan dalam keadaan sudah meninggal dunia.Setelah mendengar berita Korban gantung diri, Saksi I Made Sumerta Yasa langsung menuju TKP dan membuka sampul ikatan dileher Korban, dan mengangkat Korban untuk dibawa ke rumah.

Setelah sampai di rumah Saksi 1 menghubungi Babinkamtibmas Desa Serampingan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Selemadeg untuk penanganan lebih lanjut.

“Adapun modus operandi korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,”jelasnya.

Sembari Dirinya menambahkan,diduga korban meninggal dunia karena gantung diri akibat Depresi.

Baca Juga:  Disiplin Diet Kantong Plastik Menurun, Pemprov Kumpulkan Pengelola Pasar di Denpasar