Di Hari Pengrupukan 25 Ogoh – Ogoh Di Pentaskan Paiketan Skehe Truna Desa Adat Kota Tabanan

23
Parade Ogoh – Ogoh Desa Adat Kota Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1941 tahun 2019 setiap pengrupukan masyarakat Bali secara rutin menggelar beberapa tahapan upacara salah satunya, upacara tawur kesanga. Untuk Kabupaten Tabanan, tawur kesanga diawali di Catus Pata Kota Tabanan, tepatnya disebelah timur Gedung Kesenian I Ketut Mario dan dilanjutkan dimasing-masing perempatan (pempatan) agung Desa Pekraman se-Kabupaten, Rabu (6/3) siang yang dipuput Sarwa Sadaka.

Selain melaksanakan rangkaian upacara tawur kesanga,secara rutin parade ogoh- ogoh juga di laksanakan,oleh Desa Pakraman Kota Tabanan yang terdiri dari 24 banjar dan menampilkan 25 ogoh- ogoh yang sudah dinsiapkan oleh Paiketan Sekhe Truna di setiap Banjar Se Kota Tabanan.

Parade ogoh – ogoh ini di mulai pada pukul 14.00 Wita yang sudah berkumpul di depan Pura Dalem Adat Kota Tabanan,yang nantinya di pentaskan secara bergantian dan kembali di arak menuju banjar mereka masing- masing.
Bendesa adat kota Tabanan I Gusti Ngurah Siwa Genta yang sempat kami temui di lokasi parade ogoh – ogoh menjelaskan,bahwa parade ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan tawur kesanga,sebagai bentuk pentetralisir aura negatif sebelum masyarakat hindu melaksanakan catur brata penyepian.

“ Ini juga merupakan kreatifitas dari paiketan sekehe truna yang ada di wilayah kami dan kegiatan ini sekaligus menampilan kreatifitas seni yang ada di lingkup truna dan truni di paiketan Desa Pakraman Kota Tabanan “ Ungkap Gusti Siwa Genta Bendesa Adat Kota Tabanan.

Pelaksanaan Parade Ogoh-Ogoh yang sempat di warnai Hujan saat pertunjukkan,tidak menyurutkan semangat truna – truni kota tabanan untuk tetap melanjutkan acara,sehingga pelaksanaan parade ogoh-ogoh bisa berjalan lancar.

Baca Juga:  Mayat Di Tengah Sawah,Gegerkan Warga Pandak Gede Tabanan