Bupati Sanjaya Resmikan Jalan Penghubung Bolangan-Besikalung

8

 

TABANAN – Pantaubali.com – Seimbangkan pembangunan di Kabupaten Tabanan secara sekala niskala, diimplementasikan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M saat menghadiri Uleman Bhakti Penganyar Karya Pujawali/piodalan Ring Pura Luhur Besikalung, Desa Babahan Kecamatan Penebel Tabanan yang dilanjutkan dengan peresmian pembangunan jalan di Bolangan – Pura Besikalung, Kamis Siang (27/10).

Rekonstruksi / peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Bolangan – Pura Besikalung tersebut mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Bupati Sanjaya dan jajaran pemerintahan Kabupaten Tabanan. Adapun pengerjaan jalan ini ditargetkan selesai dalam 120 hari kalender, dan dimulai sejak 5 Juli 2022 silam, hingga diresmikannya hari ini. Rekonstruksi jalan terdiri dari pelebaran luas jalan dan pelapisan hotmix jalan sepanjang 1,40 km dengan lebar bervariasi mulai dari 3 hingga 4 meter.

Pengerjaan hotmix jalan ini telah menjadi salah satu program prioritas Bupati Sanjaya, yang sejak lama digaungkan dalam janji politiknya. Perlahan tapi pasti, satu persatu titik jalan penghubung yang krusial di Tabanan telah diperbaiki. Sanjaya menekankan, rekonstruksi jalan ini keseluruhannya memandang kepentingan masyarakat, utamanya dalam mempermudah mobilitas dan distribusi barang dagangan dan hasil pertanian masyarakat sehari-hari.

“Kabupaten Tabanan memiliki ruas jalan yang terpanjang di Bali, ini merupakan PR besar buat kita bersama. Tapi Kabupaten Tabanan tidak perrnah surut dalam rangka memperbaikki infrastruktur karena merupakan janji politik kita, bagaimana jalan merupakan prioritas pembangunan di Kabupaten Tabanan,” ujar orang nomor satu di Tabanan itu disambut tepuk tangan antusias dari masyarakat setempat.

Disamping itu, Sanjaya juga menekankan agar pembangunan jalan ataupun perbaikkan jalan yang ada di Kabupaten harus sesuai dengan spesifikasi teknis dan sesuai dengan anggaran yang digelontorkan, sehingga jalan tersebut benar-benar layak, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi jalan penghubung Bolangan – Pura Besi kalung dengan anggaran 2,3 miliar lebih ini telah diuji kelayakan dan spesifikasinya diharapkan menjadi pusat transportasi sektor ekonomi.

Baca Juga:  Pastikan Rekonstruksi Berjalan Lancar, Bupati Sanjaya Tinjau Pemasangan Bagan Utama Patung Wisnu Murti

Untuk itu kedepannya, meengingat jalan ini memiliki peranan yang sangat vital dalam menunjang perekonomian masyarakat begitupun juga sebagai transportasi masyarakat melakukan penangkilan di Pura Besikalung, agar betul-betul dijaga dengan baik. Sehingga jalan ini bisa dipergunakan dalam waktu yang sangat lama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, begitu juga kedepannya fasilitas pendukungnya harus dibenahi secara perlahan.

“Pemerintah sudah melaksanakan tanggungjawab perbaikkan jalan ini dengan baik, tapi sekarang bagaimana peranan Bapak Perbekel, Bendesa Adat dan seluruh warga, budayakan lagi budaya tedun. Seminggu sekali atau dua kali sebulan barangkali, budayakan budaya tedun gotong-royong dengan saudara-saudara kita forkopimcam, ada TNI Polri, ayo kerja bhakti lagi, bersihkan got-gotnya dengan baik dari sampah plastik dan lain-lain,”pinta Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan itu juga sadar betul bahwa untuk merawat jalan bukan hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja, namun disinilah letak sinergi pemerintah dan masyarakat agar ketahanan jalan untuk jangka panjang dipertahankan dengan baik. Untuk itu, persatuan dan kekompakan serta semangat gotong-royong dari semua pihak terkait sangat dibutuhkan untuk mewujudkan semua itu.

“Astungkara jalan sudah kita perbaikki ini bisa bermanfaat buat masyarakat baik pemedek yang ke Pahrayangan Luhur Besikalung, terutama sebagai penyangga sektor ekonomi masyarakat setempat dan sektor pariwisata Jatiluwih. Astungkara kita selalu diberikan kekuatan untuk meresmikan jalan-jalan yang lain. Lagi sedikit saja, kira-kia lagi 10 persen. Saya minta Dinas PU dan Tim, tolong betul-betul dijadikan atensi,” tutup Sanjaya.

Dedi Darmasaputra selaku Kadis PUPR Tabanan dalam laporan singkatnya menambahkan, ruas jalan sepanjang 1,4 Km dengan biaya sebesar 2,3 Miliar lebih ini dikatakan telah dilakukan pengujian, uji kelayakan, kemudian spesifikasi juga sudah sesuai dengan karakter dan kontrak. Dikatakan juga jalan ini dipergunakan masyarakat sebagai penopang sektor ekonomi warga yang sebagian besar adalah pengusaha telor ayam.

Baca Juga:  Bupati Bersyukur Komunitas Bemas Koki Memberi Dampak Positif Bagi UMKM Tabanan

Senada dengan Bupati dan Kadis PUPR Tabanan, I Made Sukapariana selaku tokoh masyarakat setempat, menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Tabanan yang telah meresmikan jalan Bolangan menuju Pura Besikalung. “Yang mana jalan ini merupakan yang sangat vital, yang mana di Desa Babahan merupakan sentra peternak ayam petelor. Nah dengan adanya jalan ini sudah di hotmix, sehingga masyarakat kami sudah tidak mengalami kesulitan dalam pengiriman telor,” pungkasnya. @prokopimtabanan,-