Bupati Klungkung Melakukan Penataan Aset Tanah Negara Di Nusa Penida

0

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra dan Camat Nusa Penida I Komang Widiasa Putra melakukan penataan Aset Tanah Negara yang berada di Sepanjang pantai di Desa Ped pada (01/09/2019). 

Penataan Aset Tanah Negara ini bertujuan untuk menginventarisir tanah Milik Negara yang terdapat di Nusa penida yang nantinya akan digunakan untuk membuat jalan lingkar dan jalur trekking.

Rombongan yang dipimpin langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ini mengawali pendataan dari pesisir Desa pakraman banjar nyuh desa ped ampai ke Banjar Sental Kangin dengan berjalan kaki yang diperkirakan  jaraknya kurang lebih 4 kilo meter.

Dalam penataan dan pendataan tanah Negara tersebut, ddirinya marasa terkejut ternyata banyak tanah tanah milik negara di sini, melihat hal tersebut pemerintah akan sesegera memproses tanah – tanah tersebut , terkait dengan beberapa pengusaha pariwisata yang terlanjur membangun usahanya di sekitar wilayah ini , “Pemkab Akan berusaha mencarikan Solusi untuk hal tersebut,”Ujar Bupati Suwirta. Sembari berharap kepada pelaku usaha agar lebih teliti sebelum mendirikan usaha.

Selain itu Terkait akses publik menuju pantai dirinya berharap kepada pelaku pariwisata khususnya restoran,beach club dan penginapan yang ada di wilayah pantai agar memikirkan hal hal tersebut biar tidak kesannya privat / milik restauran atau penginapan itu sendiri dan dengan tegas dirinya menyampaikan jika membangun atau mendirikan usaha harus sesuai dengan aturan yang berlaku beserta ijin ijinnya jangan ada kata kata “kami kan ikut mengembangkan pariwisata di nusa pak? ” Kalau hanya mencari untungnya saja .

Sebelumnya dihari yang sama, Rombongan Bupati Suwirta melaksanakan kegiatan Peninjauan Rusun yang digunakan oleh Para petugas kesehatan yang bekerja di RS Pratama Nusa Penida. Dalam peninjauan tersebut, Bupati Suwirta merasa kecewa dengan keadaan rusun yang kotor dan di beberapa kamar dilantai 1 mengalami kebocoran pada bagian sepitank. Melihat kondisi tersebut,  Bupati Suwirta berpesan kepada Perawat yang menempati Rusun supaya ikut menjaga kebersihan di rusun dan sekitarnya. Serta agar menanam beberapa tanaman untuk memperindah halaman rusun.