Berniat Mandi,Pria Asal Pontianak Meregang Nyawa Terseret Harus Laut

32

TABANAN – Pantaubali.com – Seorang pria asal Pontianak tenggelam terseret arus air laut saat mandi bersama ketiga orang anaknya. Kejadian tersebut terjadi di Pantai Balian Banjar Dinas,Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat,Kabupaten Tabana,Jumat,(27/11) kurang lebih pukul 17.30 wita.

Terkait kejadian tersebut seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia dalam keterangan relisnya,Sabtu,(28/11) menerangkan singkat kronologis kejadian,pada Jumat,(27/11) sekira pukul 17.30 wita korban bernama Darwin Salim asal Pontianak,Kelurahan/Desa Ulu Jami, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Jakarta Selatan,Provensi DKI Jakarta bersama 3 orang anaknya mandi di Pantai Balian.Selanjutnya korban beserta 3 anaknya diseret oleh arus pantai.

“Berselang beberapa menit kedua anaknya bisa keluar didorong oleh arus, sementara korban dan anaknya terseret ke dalam, selanjutnya korban menghilang,” jelasnya.

Selanjutnya datang salah satu saksi menolong anaknya untuk dibawa ketepi pantai dengan cara berenang.Selanjutnya kembali ke dalam laut dengan menggunakan papan surfing untuk membawa korban ke tepi pantai.

“Korban akhirnya berhasil dibawa ke tepi pantai,” ujarnya.

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Selemadeg Barat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari Pemeriksaan Puskesmas Selemadeg Barat dijelaskan Dokter Putu Bagus Galih Pramana Pasien tiba 18.25 wita, penelusuran jantung / IKG hasilnya plet/nadi tidak teraba, pupil mata medriasis, dan pernapasan tidak terepakuasi disimpulkan pasien dalam klinis DOA ( death of arival) korban diperkirakan meninggal dunia 1-2 jam yang lalu,” paparnya.

Selanjutnya Dirinya menambahkan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Tabanan untuk memdapatkan penanganan lebih lanjut,dimana pelapor/istri korban menerima kematian korban secara iklas sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga:  Rapat Pleno Terbuka KPU Tabanan,Tidak Dihadiri Calon Wabup Terpilih