Akhirnya Pansus VI, Menggelar Raker Membahas Optimalisasi Pendapatan dan Aset Tabanan Melibatkan Eksekutif

8

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka membahas optimalisasi pendapatan dan aset (rekomendasi) Kabupaten Tabanan, Pansus VI DPRD Tabanan menangani bidang aset dan pendapatan akhirnya menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Bappelitbang, Bakeuda, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Kebudayaan, Selasa,(4/5) di Ruang Rapat Pleno (RP) DPRD Tabanan.Setelah sebelumnya Senin (3/5) menggelar rapat internal membahas kajian rekomendasi terdiri dari 15 item direkomendasikan berkaitan aset dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) tersebut.

Disela kesempatan tersebut, Ketua Pansus Vl I Nyoman Arnawa menyampaikan, pelaksanaan rapat untuk menyamakan persepsi dalam kaitan optimalisasi pendapatan dan aset Kabupaten Tabanan.Untuk nantinya data terkait hal tersebut dapat diketahui bersama.

“Dalam hal ini tentu kami meminta data dari eksekutif,” jelasnya.

Dari data tersebut apa telah didapat untuk selanjutnya akan direkomendasikan.

“Data tersebut haruslah akurat,” ujarnya.

Dalam hal ini Pansus, sangat intens agar dapat nantinya menyajikan apa saja yang bisa disajikan dan direkomendasikan ke Bupati Tabanan.

“Apa yang dilakukan tentu semua demi masyarakat Tabanan, terutama berkaitan dengan penataan aset dan PAD tersebut.Maka dalam rapat ini kita lebih memantapkan lagi,” cetusnya.

Tentu anggota Pansus nantinya akan melakukan pengecekan secara langsung, dalam kaitan mengetahui dimana saja aset-aset miliki Pemerintah Tabanan.Terutama aset-aset yang kiranya mampu menaikan PAD Kabupaten Tabanan pada umumnya.

“Nanti tentu semuanya perlu dikaji terlebih dahulu,” ucap Ketua Pansus VI yang dibentuk dengan tujuan dapat mendata seluruh aset Pemkab Tabanan.

Sembari Dirinya menambahkan, dengan pendataan yang lebih detail, terhadap aset Pemerintah Kabupaten Tabanan yang terbengkalai dapat dikembangkan dalam upaya meningkatkan PAD. Dengan demikian setidaknya akan mampu mencegah terjadi aset-aset yang diperkarakan ataupun diklaim orang lain akibat keberadaannya tidak jelas tersebut.

Baca Juga:  Gubernur Koster dan Duta Besar Negara Uni Eropa Toast Arak Bali