Dua Remaja Pelaku Pengrusakan di Areal Stadion Debes Tabanan Mengakui Perbuatanya

16

TABANAN – Pantaubali.com – Pengerusakan fasilitas umum diduga dilakukan beberapa pria berusia remaja di areal Stadion Debes Tabanan. Diduga telah melakukan pengerusakan wastafel, pot bunga gantung, hingga pengerusakan dan pencurian kotak dana punia, toilet. Selain itu juga, ditemukan batu bata yang berserakan dan dua buah celana pendek di areal tersebut.

Peristiwa tersebut baru diketahui Senin (5/10) pagi. Dan setelah dilakukan pengecekan CCTV di lokasi setempat atau yang juga merupakan Kantor Sekretariat KONI Tabanan, terekam ada lima orang oknum remaja yang diduga melakukan tindakan pengerusakan. Periatiwa tersebut dilakukan, Minggu (4/10) sore antara pukul 18.15-19.00 Wita, itu disampaikan, Sekretaris Umum KONI Tabanan, I Made Nurbawa.

“Pengerusakan yang dilakukan adalah 7 buah pot gantung yang dihempaskan. Padahal itu merupakan salah satu penataan di areal Stadion Debes,” jelasnya.

Untuk pengerusakan wastafel adalah, dengan memutus saluran pembuangan air (selang). Selain itu, juga melakukan pengerusakan dengan membongkar paksa terhadap kotak dana punia toilet di areal Stadion Debes.

“Itu dibongkar paksa dan uangnya diambil. Kejadian ini memang beberapa kali terjadi, tapi kali ini sangat keterlaluan hingga kita temukan ada jejak sepatu kotor di atas meja dan juga ditemukan celana pendek dua buah. Bahkan juga kita temukan ada batu bata yang berserakan secara tidak lazim,” paparnya.

Dalam rekaman CCTV juga terlihat para remaja tersebut tanpa helm dengan plat nomor kendaraan cukup jelas menuju TKP/Lokasi kejadian. Sehingga, pihaknya meminta untuk oknum tindakan pengerusakan hingga pencurian ini dimohon untuk datang ke Sekretariat KONI Tabanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam kurun waktu 2×24 jam.

“Atas kejadian ini kami sudah umumkan bahwa agar segera datang ke Sekretariat KONI Tabanan dalam waktu 2×24 Jam. Jika lebih dari itu tidak ada itikad baik, akan diambil tindakan hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur,Akan Berdayakan Mantan Atlet Berprestasi di Bali

Terkait dengan hal tersebut, akhirnya dua orang pria remaja menjadi pelaku pengerusakan datang ke KONI Tabanan, Senin (5/10) tepat pukul 13.24 Wita. Kedatangan dua orang pria ini bermaksud untuk meminta maaf atas kejadian yang dilakukannya di areal Stadion Debes.
Kedatangan mereka langsung diterima oleh Ketua Umum KONI Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan dan Sekum KONI Tabanan,I Made Nurbawa. Pasca kedatangan mereka, pihaknya langsung dimintai keterangan dua orang remaja ini terkait penyebab tindakan pengerusakan yang dilakukan.

“Kemarin dilakukan sekitar pukul 7 malam,” kata remeja yang mengaku saat ini masih duduk di bangku SMP ini.
Pria yang berinisial Y ini mengaku mendapat info dari temannnya bahwa pelaku pengerusakan di areal Stadion Debes dimohon datang ke KONI Tabanan mempertanggungjawabkan tindakannya.
“Saya dapat info dari temen sehingga langsung datang kesini untuk minta maaf,” ucapnya.Ketika diminta keterangan mengenai penyebab tindakan pengerusakan tersebut, dia mengaku hanya ulah iseng saja.

“Cuma iseng saja, kemarin hanya nyolek saja tapi putus (selang wastafel),” akunya.

Sembari menyatakan siap mengakui masalah dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dimanapun.
Semetara itu, Ketua Umum KONI Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan menegaskan, bahwa dua remaja ini sudah ada itikad baik. Dan kedepannya kejadian ini dijadikan pelajaran dan tidak diulangi kedepannya.

“Intinya ini kita jadikan pelajaran dan agar tidak diulangi kedepannya,” terangnya.