Titik Api Kembali Membesar di TPA Mandung, Petugas Lakukan Pendinginan

Proses pemadaman api di TPA Mandung.
Proses pemadaman api di TPA Mandung.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemadaman titik api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, ternyata belum sepenuhnya tuntas usai terbakar hebat pada Oktober 2023 lalu.

Pada Kamis (9/5/2024) malam kemarin, titik api kembali membesar di tumpukan sampah dan mengakibatkan timbulnya asap tebal.

Pemadam kebakaran bersama BPBD Tabanan pun melakukan penyemprotan untuk antisipasi meluasnya titik api.

Baca Juga:  Cegah ASN Terlibat Judi Online, Pemkab Tabanan akan Lakukan Pengawasan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menyebut, kemunculan titik api ini terjadi di bagian utara TPA saja akibat musim kemarau yang terjadi saat ini.

“Ini titik api kecil-kecil yang dulu belum padam, karena musim kemarau maka kemarin api kembali membesar,” ujarnya, Jumat (10/5/2024).

Ia menyebut, memang titik api di TPA Mandung belum sepenuhnya padam sejak terbakar dulu. Maka dari itu, setiap hari pihaknya menyiagakan petugas dan satu unit armada pemadam kebakaran di TPA untuk melakukan penyiraman di sekitar tumpukan sampah.

“Selain itu, kubangan air yang sebelumnya kami buat di setiap sisi juga selalu diisi air untuk antisipasi jika api membesar kembali,” ucapnya.

Baca Juga:  Bunda PAUD Tabanan Kenalkan Literasi pada Anak Usia Dini Melalui Story Telling

Seperti diketahui, TPA Mandung akan menjadi tempat penampungan sampah saat pergelaran World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan berlangsung pada 18-25 Mei 2024.

Nantinya mulai 17 Mei akan ada penyaluran sampah dari Denpasar menuju ke Tabanan. Namun, untuk perkiraan berapa ton per hari pemerintah Tabanan belum mengetahui secara pasti. (ana)