Gudang Batako di Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp90 Juta

Proses pemadaman api di gudang batako di Banjar Batanbuah Kelod, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Proses pemadaman api di gudang batako di Banjar Batanbuah Kelod, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gudang batako di Banjar Batanbuah Kelod, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan terbakar pada Sabtu (16/9/2023) sekitar pukul 14.20 WITA.

Selain bangunan gudang, api juga membakar satu unit truk sampah, lima unit sepeda motor, satu mesin molen, mesin cetak betako dan uang sebesar Rp6 juta. Dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp90 juta.

“Diperkirakan kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti, Sabtu (16/9/2023).

Baca Juga:  Penguatan Sisi Spiritual Masyarakat Tabanan, Bupati Sanjaya Hadiri Rangkaian Pengelukatan Banyu Pinaruh 

Dia menjelaskan, sebelum kebakaran terjadi saksi 2 Regina Daadwelu (34) meninggalkan gudang dan hendak bekerja di Desa Pandak Gede, Kediri sekitar pukul 14.15 WITA.

Berselang beberapa menit, pemilik gudang I Wayan Wayan Popo Hartopo (43) asal Banjar Beraban, Desa Beraban, Kediri, Tabanan menghubungi Regina bahwa gudang batakonya di Banjar Batanbuah terbakar.

Lalu Regina bersama teman lainnya datang untuk mengecek gudang. Namun sesampai di gudang api sudah membakar semua bangunan gudang batako termasuk barang-barang yang ada di dalamnya.

Kemudian, personil Bhabinkamtibmas serta Polsek Kediri bersama warga sekitar membantu memadamkan api. Karena api sudah membesar dan susah untuk dipadamkan, korban lalu menghubungi damkar kabupaten Tabanan.

Baca Juga:  Diduga Langgar Izin Tinggal, 10 WNA Tiongkok Diamankan Imigrasi Ngurah Rai

“Api berhasil dipadamkan dengan dua unit mobil damkar sekira pukul 16.15 WITA,” jelasnya.

Subakti menambahkan, korban sudah mengiklaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak melanjutkannya ke ranah hukum. (ana)