Telur Asin Khas Banjar Tapesan, Pakai Bahan Alami untuk Tingkatkan Cita Rasa 

Telur asin yang diproduksi masyarakat Banjar Tapesan, Kabupaten Tabanan.
Telur asin yang diproduksi masyarakat Banjar Tapesan, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Telor asin yang diproduksi masyarakat di Banjar Tapesan, Desa Abiantuwung, Kabupaten Tabanan, cukup diminati pasar lokal seperti Mengwi, dan sekitarnya.

Proses pembuatannya berbeda dari telor asin pada umumnya, yaitu menggunakan jeruk nipis dicampur bubuk bata merah,garam, serta abu gosok.

“Pembuatan telur asin dengan cara ini menghasilkan rasa lebih alami dan tidak terlalu berbau amis,”kata Ni Ketut Nasih, pembuat telur asin di Banjar Tapesan, Kamis (2/3/2023).

Baca Juga:  Diskop UKMP Badung Beri Pelatihan Desain Mode untuk UMKM

Menurutnya, manfaat jeruk nipis membuat cita rasa menjadi lebih enak.

“Rasanya akan berbeda dan enak saat disantap,”ucapnya.

Ni Ketut Nasih mengaku memproduksi telur asin 150 butir per hari. Bahkan, menjelang hari raya atau rahinan permintaan meningkat hingga 300 butir.

“Telur asin dijual di wilayah Tabanan dan sekitarnya seharga Rp 82 ribu per krat,”ujarnya. (agn)