Seorang PMI Asal Badung Meninggal di Kapal Pesiar

PANTAUBALI.COM, Badung – Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Badung, Bali, I Ketut Budi Artajaya (52) dilaporkan meninggal karena sakit di kapal pesiar MSC, Mediterranean Shipping Company, Cruises di Amerika Serikat.

Pria yang bekerja sebagai bartender di kapal pesiar berbasis di Jenewa, Swiss itu menghembuskan nafas terakhir di kabin kamarnya pada 12 Oktober 2022.

Jenazah dibawa menggunakan pesawat Turkish Air Line dan dijadwalkan tiba di Bali pada 12 Februari 2023 sekitar pukul 19.30 WITA.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Ngupasaksi Karya Ngenteg Linggih Pura Sang Hyang Landu 

Kadisperinaker Kabupaten Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, pihaknya menerima informasi meninggalnya seorang PMI pada Kamis (9/2/2023) pagi.

Almarhum beralamat di Perum Cempaka Mas Blok I/19 Banjar Cepaka, Desa Dalung, Kuta Utara Badung.

“Kami mendapat informasi dari perusahaan tempat almarhum bekerja (PT. Bali Paradise Citra Dewata) dan BP3MI Bali perwakilan P3MI pusat tadi pagi,” ungkap I Putu Eka Merthawan.

Berdasarkan laporan medis yang diterima Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung, I Ketut Budi Artajaya meninggal karena Cardiac Arrest, henti jantung.

Baca Juga:  129 Perbekel se-Kabupaten Buleleng Audiensi ke Bupati Badung

Merthawan mengaku akan melakukan penjemputan dan mengantar hingga ke rumah duka karena PMI tersebut merupakan pekerja legal.

“Kami dari Disperinaker akan menjemput di bandara kemdian mengantar sampai rumah duka,” ungkap mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung ini.

Disinggung pengiriman jenazah ke Bali yang cukup lama, Eka Merthawan menegaskan sesuai prosedural dari negara Amerika Serikat.

Baca Juga:  Berhasil Implementasikan 12 Indikator Tsunami Ready, Kelurahan Tanjung Benoa Wakili Indonesia dalam Konferensi Dekade Kelautan 2024

“Kami juga tidak tahu mengapa lama sekali. Prosedur pemulangan jenazah itu beda-beda tiap negara. Kami sudah berusaha kontak-kontak, tapi itu kan kewenangan negara di sana,” tegasnya. (RH)